- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Upaya Pemkab Kutim Tingkatkan PAD dan Pelayanan Publik

Keterangan Gambar : Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman . (Ist)
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menanggapi pandangan umum Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengenai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam catatan pembangunan daerah.
"Pemerintah daerah akan berupaya menggali potensi PAD dan merealisasikan penyerapan anggaran belanja secara optimal untuk mendukung perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraannya melalui pembangunan berkelanjutan," ujar Ardiansyah dalam Rapat Paripurna ke-28, Senin (24/06/2024), terkait tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD.
Ardiansyah menambahkan bahwa pada 2023, pemerintah daerah telah melakukan penyertaan modal kepada badan usaha milik daerah (BUMD) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi ladang investasi daerah melalui aset pemerintah yang memberikan dividen jangka panjang.
Baca Lainnya :
- Ardiansyah Sulaiman Tanggapi Pandangan Fraksi KIR0
- Polemik Laporan Keuangan Kutai Timur: Pemerintah dan PDIP0
- Pemkab Kutim Respons Silpa Rp 1,77 Triliun: Evaluasi Kinerja Keuangan Diperketat0
- Pemerintah Kutim Siap Tingkatkan PAD: Ardiansyah Sulaiman Jawab Pandangan Fraksi Demokrat0
- Infrastruktur Berkualitas untuk Kutai Timur: Tanggapan Ardiansyah Sulaiman terhadap Pandangan Fraksi0
Fitriani, mewakili Fraksi PPP dalam Rapat Paripurna ke-27, Kamis (13/06/2024), menekankan pentingnya peningkatan alokasi anggaran belanja modal.
"Penyertaan modal pada BUMD yang bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat diharapkan dapat ditingkatkan untuk memberikan pelayanan maksimal dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Fraksi PPP juga menggarisbawahi pentingnya keterpaduan dan sinkronisasi antara legislatif dan eksekutif dalam pembangunan untuk menyelesaikan masalah-masalah masyarakat melalui program kerja yang tepat sasaran.
"Kami sebagai legislatif akan terus menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan atas kinerja pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," tambah Fitriani. (Adv)

Views: 814










.jpg)
