- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemerintah Kutim Siap Tingkatkan PAD: Ardiansyah Sulaiman Jawab Pandangan Fraksi Demokrat

Keterangan Gambar : Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman dalam Rapat Pripurna ke-28 DPRD Kutai Timur pada Senin (24/06/2024)
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kutai Timur pada Senin (24/06/2024) menjadi ajang bagi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, untuk menanggapi pandangan umum Fraksi Demokrat terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023.
Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam memaksimalkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. “Kami berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai prioritas utama,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan dan peningkatan perekonomian daerah berjalan sesuai target. “Pada 2023, Pemkab Kutim memperoleh deviden dari BUMD yang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.
Baca Lainnya :
- Infrastruktur Berkualitas untuk Kutai Timur: Tanggapan Ardiansyah Sulaiman terhadap Pandangan Fraksi0
- DPRD Kutim Dorong Pembentukan UPT Khusus e-KTP, Usaha Pemberantasan Calo Menguat0
- Sobirin Serukan Warga untuk Tidak Berkerumun Saat Kebakaran, Apa Alasannya?0
- Wabup Kukar Rendi Solihin Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tenggarong0
- 38 Personel Polres Bontang Naik Pangkat, Termasuk 1 PNS0
Selain itu, Ardiansyah menyoroti upaya penyelesaian kewajiban atau utang pemerintah daerah yang juga menjadi perhatian Fraksi Demokrat. “Pembayaran utang pemerintah daerah dilakukan sesuai ketentuan dan kami juga meningkatkan transparansi informasi publik agar lebih mudah diakses masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kutim pada Kamis (13/06/2024), Muhammad Amin dari Fraksi Demokrat mengungkapkan sejumlah catatan penting bagi pemerintah, salah satunya mengenai PAD yang jauh dari target. Dari target Rp787,53 miliar, realisasi PAD hanya mencapai Rp352,46 miliar atau 44,76 persen. “Publik perlu tahu, apakah peningkatan PAD dominan disumbang oleh BUMD dan Perusda, atau ada faktor lain yang lebih signifikan,” ungkap Amin.
Amin juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap realisasi PAD agar tidak hanya bergantung pada BUMD dan Perusda, tetapi juga optimalisasi sektor pajak daerah, retribusi, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. “Pengembangan sektor pariwisata dan pengelolaan sumber daya alam bisa menjadi sumber pendapatan baru yang potensial bagi daerah,” terangnya.
Dengan fokus pada peningkatan PAD dan optimalisasi berbagai sektor, pemerintah Kutim diharapkan mampu mencapai target yang lebih tinggi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv)

Views: 472










.jpg)
