- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah

Keterangan Gambar : 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
ANALOGNEWS. id, BONTANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Bontang sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, Kamis (8/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang mencatat sedikitnya empat lokasi terdampak, dengan Kelurahan Guntung menjadi wilayah paling parah.
Empat wilayah yang terendam banjir yakni Berbas Pantai, Berbas Tengah, Kelurahan Guntung, serta Jalan Imam Bonjol di turunan Polres Bontang. BPBD menyebut sebagian besar genangan di wilayah tersebut mulai surut, kecuali Guntung yang hingga siang hari masih tergenang.
“Kalo Guntung masih terendam memang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, Kamis (8/1).
Baca Lainnya :
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas0
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting0
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah0
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana0
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi0
Ismail menjelaskan banjir di Guntung terjadi akibat air kiriman dari wilayah hulu di Kabupaten Kutai Timur yang belum surut. Kondisi itu membuat genangan bertahan lebih lama dibanding wilayah lainnya.
“Guntung ini memang hilir banjir dari Kutim. Sungai di hulunya belum surut, jadi di sini juga belum turun,” jelasnya.
Menurut BPBD, ketinggian air di Guntung mencapai lutut orang dewasa. Warga pun mulai mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.
BPBD mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi. Warga diminta mengamankan barang berharga dan memantau kondisi lingkungan sekitar.
“Kalau hujan deras kembali turun, warga kami minta tetap waspada dan simpan barang berharga di tempat lebih tinggi,” ujarnya.
Hingga saat ini, BPBD Bontang masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak banjir. (*)









.jpg)
