- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani

Analognews.id, BONTANG - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang bersama Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur melakukan sinkronisasi data penyaluran pupuk bersubsidi untuk memastikan distribusi kepada petani berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui monitoring ke salah satu kios penyalur pupuk bersubsidi di Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Rabu (29/7/2026). Selain mencocokkan data kebutuhan, tim juga memastikan ketersediaan stok pupuk bagi petani selama 2026.
Kepala Bidang Pertanian DKP3 Bontang, Fadli, mengatakan hasil monitoring menunjukkan stok pupuk bersubsidi masih mencukupi. Namun, penyaluran tetap disesuaikan dengan komoditas yang diusahakan serta luas lahan yang dimiliki petani.
Baca Lainnya :
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya 0
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan0
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur0
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan0
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG0
“Yang kami pastikan bukan hanya ketersediaan pupuk, tetapi juga ketepatan distribusinya. Pupuk bersubsidi harus benar-benar diterima oleh petani yang berhak sesuai alokasi dan kebutuhan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap petani memperoleh alokasi pupuk berdasarkan rekomendasi kebutuhan untuk lahan maksimal dua hektare. Mekanisme tersebut diterapkan agar distribusi berlangsung adil dan tidak terjadi kelebihan penyaluran kepada pihak tertentu.
DKP3 juga terus melakukan pengawasan terhadap proses penebusan pupuk di kios resmi agar pemanfaatannya tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Menurut Fadli, sinkronisasi data bersama pemerintah provinsi menjadi bagian penting dalam menjaga akurasi kebutuhan pupuk sekaligus mengantisipasi potensi kendala distribusi di lapangan.
“Dengan data yang terus diperbarui, kami bisa memastikan penyaluran pupuk lebih tepat sasaran. Harapannya, kebutuhan petani dapat terpenuhi sehingga kegiatan budidaya tetap berjalan optimal dan produktivitas pertanian di Bontang terus meningkat,” tutupnya.










.jpg)
