- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Sobirin Serukan Warga untuk Tidak Berkerumun Saat Kebakaran, Apa Alasannya?

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, Sobirin
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR - Anggota DPRD Kutai Timur, Sobirin, menyerukan agar warga tidak berkerumun di lokasi kebakaran untuk menghindari hambatan terhadap aktivitas pemadam kebakaran. Ia mendorong Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) untuk aktif melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga area kebakaran tetap terbuka dan bebas hambatan.
Sobirin menekankan pentingnya pemahaman masyarakat dalam situasi darurat. "Harus memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya tidak ramai-ramai datang ke lokasi saat terjadi kebakaran. Meski niatnya untuk membantu, tapi sangat menghambat petugas kebakaran dalam memadamkan api," jelasnya kepada awak media.
Kerumunan warga di lokasi kebakaran, lanjut Sobirin, sering kali menghalangi akses armada pemadam kebakaran yang sedang berupaya memadamkan api. "Kalau membantu memadamkan api, ya, enggak masalah. Tapi ini justru hanya menonton kebakaran dan membuat petugas kesulitan melancarkan aktivitasnya," sambungnya.
Baca Lainnya :
- Wabup Kukar Rendi Solihin Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tenggarong0
- 38 Personel Polres Bontang Naik Pangkat, Termasuk 1 PNS0
- Markus Wolf: Sang \"Manusia Tanpa Wajah\" yang Mengguncang Intelijen Barat0
- Dialog Terbuka Pemkot Bontang Bersama Ketua RT Se-Kecamatan Bontang Barat0
- Bontang Gelar Festival Pangan Lokal untuk Tingkatkan Konsumsi Pangan B2SA0
Di Kota Sangatta, kebakaran sering terjadi di kawasan padat penduduk, sehingga armada pemadam kebakaran membutuhkan akses yang bebas hambatan untuk mencapai lokasi. Sobirin mengungkapkan bahwa banyak warga yang memadati lokasi kebakaran hanya untuk memotret momen tersebut, yang sebenarnya tidak mendesak untuk dilakukan.
Sobirin berharap ke depannya tidak ada lagi kerumunan warga saat terjadi kebakaran demi keselamatan nyawa dan harta benda korban. "Petugas kebakaran akan lebih cepat melakukan pemadaman jika minim hambatan di suatu lokasi kejadian," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dengan petugas pemadam kebakaran. "Saya harap masyarakat bisa diajak kerja sama. Kasihan petugasnya, lambat dalam menangani kebakaran bisa saja jadi bulan-bulanan bagi pemilik rumah, karena dianggap tidak becus dalam melaksanakan tugasnya," ujarnya.
Dengan adanya sosialisasi yang aktif dan pemahaman yang baik dari masyarakat, diharapkan upaya pemadaman kebakaran dapat berlangsung lebih efektif dan efisien, tanpa hambatan yang tidak perlu. Sobirin berharap seruannya ini dapat mengurangi insiden kerumunan warga di lokasi kebakaran dan mempercepat penanganan darurat di masa mendatang. (Adv)

Views: 694










.jpg)
