- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Tinjau Biduk-Biduk, Dorong Pengembangan Wisata Kelas Dunia di Berau

Keterangan Gambar : Kaniungan dan Danau Labuan Cermin, Kecamatan Biduk-Biduk. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Kunjungan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji ke Pulau Kaniungan dan Danau Labuan Cermin, Kecamatan Biduk-Biduk, Selasa (15/7), menjadi sinyal kuat komitmen Pemprov Kaltim dalam menjadikan kawasan pesisir Berau sebagai destinasi wisata unggulan berkelas dunia.
Didampingi Anggota DPRD Kaltim Apansyah, Husin Djufrie, dan Syarifatul Sya’diah, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, kunjungan tersebut membuka babak baru dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah timur Kalimantan ini. Menurut Apansyah, kehadiran kepala daerah menunjukkan bahwa Biduk-Biduk memiliki daya tarik luar biasa yang patut mendapat perhatian besar dari seluruh pemangku kebijakan.
“Labuan Cermin dan Kaniungan bukan hanya destinasi indah, tetapi juga simbol potensi ekonomi dan budaya yang harus dikelola secara berkelanjutan,” ujar Apansyah.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Dukung Perekrutan SPPI, Dorong Percepatan Realisasi Program Gizi Gratis Nasional0
- DPRD Kaltim Dukung Perpanjangan MPLS: Momentum Bangun Karakter Siswa Sejak Awal0
- DPRD Kaltim Dukung Aspirasi PMII soal Penghapusan Piutang KPC, Minta Proses Hukum Dikedepankan0
- Program Bansos dan Hibah Tak Masuk APBD Perubahan Kaltim 20250
- Kewenangan Bantuan Pertanian Diambil Pusat, DPRD Kaltim Desak Pengelolaan0
Ia menjelaskan, kawasan Biduk-Biduk menawarkan ekosistem wisata yang saling melengkapi, mulai dari danau dua rasa Labuan Cermin, pesona bawah laut Kaniungan, hingga pantai dan hutan tropis yang masih alami. Kehadiran Gubernur, lanjutnya, menjadi validasi bahwa kawasan ini layak dikembangkan sebagai tourism belt unggulan Kalimantan Timur.
Senada, Anggota DPRD Kaltim lainnya, Husin Djufrie, menegaskan pentingnya pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu dan berkelanjutan. Menurutnya, wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil memiliki potensi ekonomi besar, terutama dari sektor pariwisata dan perikanan.
“Jika dikelola dengan baik, sektor ini bisa mendatangkan pendapatan signifikan bagi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Husin menekankan pentingnya regulasi yang terstruktur untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal. Menurutnya, pengelolaan wisata tidak cukup hanya dengan investasi dan promosi, tetapi juga harus melibatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.
“Masyarakat lokal harus dilibatkan langsung. Mereka paling memahami karakter wilayahnya dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan aktivitas ekonomi,” tegasnya.
DPRD, tambah Husin, mendukung penuh komitmen Pemprov Kaltim sebagaimana tertuang dalam RPJMD, termasuk pembenahan infrastruktur dasar seperti akses jalan, penginapan yang representatif, dan fasilitas kebersihan.
Tak hanya itu, strategi promosi yang lebih agresif dan terarah juga didorong, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Promosi harus dikemas dengan narasi lokal yang kuat, dan dilakukan lewat kolaborasi lintas sektor,” tutupnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
