- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Menajamen PT LBB Diperiksa Tipikor Polres, Begini Tanggapan Ketua DPRD Bontang

Keterangan Gambar : Pelabuhan Loktuan, yang dikelola PT LBB. (*)
ANALOGNEWS.id , BONTANG - Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mendukung pemanggilan manajemen PT Laut Bontang Bersinar (LBB) oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bontang terkait pengelolaan Pelabuhan Loktuan.
Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, pemanggilan tersebut akan membantu menyelaraskan informasi yang seringkali bergejolak di masyarakat terkait anak perusahaan daerah tersebut.
Dia bilang, klarifikasi ini sangat penting untuk memberikan kejelasan dan mungkin mengungkap potensi tindak pidana jika memang ada yang terjadi di PT LBB.
Baca Lainnya :
- Perda Pembangunan Industri Kota Bontang 2023-2043 Disahkan0
- Pasar Tamrin Masih Sepi, BW Mintah Pemerintah Cari Solusi0
- Pemerintah Abai Perbaiki Infrastruktur BK, DPRD Kecewa0
- Ketua DPRD Bontang Imbau ASN Jaga Netralitas di Pemilu 20240
- PT Pupuk Kaltim Mangkir dari Undangan DPRD, Bahas Keluhan Warga Buffer Zone0
"Ini bagus, akan membuka semua dan membuat lebih jelas. Jika ada tindak pidana silahkan diproses. Jika tidak ada kan berarti clear semuanya," kata Andi Faiz sapaan akrabnya pada media, Rabu (29/11/2023).
Andi Faiz juga mengingatkan bahwa PT LBB, sebagai anak usaha dari Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ), memiliki tanggung jawab untuk membangun kepercayaan masyarakat, khususnya mitra yang terlibat dalam membersihkan nama PT LBB tetapi juga membangun kepercayaan baru bagi mitra yang ingin berkolaborasi dengan perusahaan tersebut.
Dia menjelaskan bahwa PT LBB, sebagai anak perusahaan Pemkot Bontang, memiliki kontrak dengan profit sharing yang menguntungkan kedua belah pihak.
"Kepercayaan publik yang kembali dibangun diharapkan dapat mendukung Upaya PT LBB dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," kaa Andi Faiz.
Sebelumnya, Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetiya menegaskan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi isu-isu terkait pengelolaan Pelabuhan Loktuan.
Dia menyatakan klarifikasi ini bagian dari kegiatan penyelidikan, dan masih akan ada pemanggilan lanjutan sesuai dengan perkembangan informasi yang ditemukan.
"Kalau ada bahan keterangan yang didapat baru kita panggil. Namun sejauh ini belum ada perkembangan" kata Kapolres. (*)










.jpg)
