- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pemerintah Abai Perbaiki Infrastruktur BK, DPRD Kecewa
.jpg)
Keterangan Gambar : Amir Tosina saat menghadiri pesta Laut di BK. (*)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - DPRD Kota Bontang mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintah yang abai pada perbaikan infrastruktur di Bontang Kuala.
Apalagi, saat ini berlangsung sebuah kegiatan adat yang menghadirkan tamu dan pengunjung dari berbagai daerah. Termasuk Sultan Kutai Kartanegara Ing Martasipura ke -21 Aji Muhammad Arifin.
Tradisi turun temurun di Bontang Kuala ini tentu memiliki daya tarik untuk disaksikan banyak orang. Acara adatnini mendapat respon positif dari seluruh pihak.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Bontang Imbau ASN Jaga Netralitas di Pemilu 20240
- PT Pupuk Kaltim Mangkir dari Undangan DPRD, Bahas Keluhan Warga Buffer Zone0
- Ketua DPRD Bontang Buka Suara soal Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Pimpinan Pompes 0
- Akses Jalan Kampung Wisata BK Belum Diperbaiki, Aco Minta Keseriusan Pemkot0
- Pimpinan DPRD Nilai Program Penanggulangan Banjir Wali Kota Bontang Berhasil0
Namun, fasilitas seperti akses jalan dan pelataran di area panggung masih menjadi sorotan. DPRD menilai pemerintah tak serius membangun pariwisata. Pasalnya, BK yang merupakan salah satu destinasi unggulan diabaikan perbaikan infrastrukturnya.
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menyatakan kekecewaannya terhadap kurangnya perhatian pemerintah kota terkait fasilitas di kampung wisata tersebut.
Banjir rob dan kerusakan jembatan kayu di area panggung adat menjadi fokus perbaikan yang masih tertunda. Dia bilang, Dinas PUPR seharusnya sudah mempertimbangkan perayaan pesta laut dan mulai membenahi fasilitas di Bontang Kuala.
"Pesta adat susah berlangsung, perbaikan belum dilakuakn. Bahkan kami sudah melakukan sidak beberapa bulan lalu, tak kunjung diperbaiki," kata Amir Tosina, Kamis (23/11/2023).
Amir Tosina mengatakan, dalam sidak hang dilakukan beberapa waki lalu, ia telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memasukkan perbaikan
fasilitas area panggung adat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2023.
Namun, hingga saat ini, belum terlihat progres di lapangan. Amir Tosina mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat maupun pengunjung selama acara tersebut berlangsung. "Semoga tidak ada insiden yang terjadi akibat infrastruktur yang kurang memadai," kata Amir Tosina.
Dia pun berencana memanggil pihak PUPR untuk mendapatkan penjelasan terkait kurangnya tindak lanjut dari sidak sebelumnya. Amir kecewa masukan DPRD tak direspon pemerintah.
"Kami sudah minta untuk diperbaiki, tapi sepertinya tak dihiraukan. Padahal ini penting dan urgent. Juga seberapa dengan program pariwisata pemerintah," ujar Amir. (*)










.jpg)
