- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Ketua Dewan Kaltim Sebut Pembangunan Infrasftruktur Dalam Anggaran Pendidikan Perlu Diperhatikan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Hasanuddin Mas'ud mengharapkan anggaran pendidikan pada 2023 dapat dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur daripara biaya operasional guna mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hamas sapaan akrabnya menjelaskan anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim sekitar Rp 3,4 triliun. Menurutnya bukan angka yang kecil untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim, tetapi tujuan itu tidak akan terwujud ketika anggaran infrastruktur pendidikan lebih kecil daripada biaya operasional.
"Dari APBD Kaltim sebesar Rp 17,2 triliun itu dialokasikan anggaran untuk sektor pendidikan sebesar Rp 3,4 triliun, dari besaran itu paling hanya dapat Rp 900 miliar untuk infrastruktur, jadi memang agak kecil, harapannya ke depan mudahan terbalik, penganggaran operasional itu kecil tapi penganggaran pembangunan infrastruktur pendidikan juga besar," ucapnya Rabu (25/1/2023).
Baca Lainnya :
- Rp 70 Miliar Kucuran APBD Kaltim Tahun 2023 untuk Jalan Kubar-Mahulu0
- Komisi I DPRD Kaltim Duga Tambang Ilegal Kian Marak0
- Komisi IV Soroti Perusahaan di Kaltim, Disinyalir Ada TKA Ilegal0
- Upaya Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Kaltim Minta Hotel Atlit Dimanfaatkan Maksimal0
- Berau Diajak Gabung Kaltara, Makmur: Menuai Pro Kontra0
Harapan itu muncul setelah Hamas menerima secara langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) bertajuk 'Diskusi Arah Kebijakan Pengelolaan dan Anggaran Pendidikan' dengan mahasiswa S3 Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) yang berlangsung pada Selasa (24/1/2023). Melalui momen itu Hamas turut mengapresiasi tujuan pembahasan itu yang ingin mengetahui pengelolaan pendidikan di Kaltim.
Bahkan ia mendorong kepada para mahasiswa yang sempat bertemu dengannya untuk dapat membuat produk disertasi dengan merujuk kepada pengelolaan anggaran pendidikan di Kaltim. "Saya rasa pertemuan itu cukup baik, karena mampu berikan masukkan untuk pendidikan supaya lebih maju," tutupnya. (Adv/Ar/An)










.jpg)
