- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Komisi I DPRD Kaltim Duga Tambang Ilegal Kian Marak

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin menduga sumber muatan batu bara yang terisi pada truk yang mengalami kecelakaan di Jalan Suryanata poros Samarinda-Tenggarong pada Minggu (22/1/2023) lalu, bersumber dari aktivitas tambang ilegal.
Menurutnya kejadian serupa tidak hanya sekali ditemukan, pengangkutan batu bara menggunakan jalan umum tidak dilakukan oleh perusahaan tambang yang memiliki dokumen perizinan.
"Itu kan sudah kelihatan nyata kalau yang diangkut itu batubara ilegal, karena menggunakan jalanan umum, peristiwa yang seperti ini bukan hanya sekali kita temukan," kata Udin, Senin (23/1/2023).
Baca Lainnya :
- Komisi IV Soroti Perusahaan di Kaltim, Disinyalir Ada TKA Ilegal0
- Upaya Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Kaltim Minta Hotel Atlit Dimanfaatkan Maksimal0
- Berau Diajak Gabung Kaltara, Makmur: Menuai Pro Kontra0
- Pansus Investigasi Pertambangan Dorong Perusahaan Lakukan Reklamasi0
- Pelayanan RSPB Dikritik Dewan Kaltim, Diminta Berikan Pelayanan Prima0
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan ini menjelaskan pansus tak dapat mengambil sikap banyak, hanya saja ia mendorong supaya aparat kepolisian dapat melakukan tindakan investigasi, terutama mengenai sumber lokasi dari mana emas hitam itu berasal, dari adanya kejadian truk terbalik itu ia meminta kepada pihak kepolisian agar dapat menggali informasi keberadaan tambang dari muatannya tersebut dari supir yang membawa kendaraan.
"Karena kami tidak punya wewenang untuk mengambil tindakan, maka kami meminta supaya pihak kepolisian dapat menelusuri sumber lokasinya," tutupnya. (Adv/Ar/An)










.jpg)
