- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Komisi I DPRD Kaltim Duga Tambang Ilegal Kian Marak

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin menduga sumber muatan batu bara yang terisi pada truk yang mengalami kecelakaan di Jalan Suryanata poros Samarinda-Tenggarong pada Minggu (22/1/2023) lalu, bersumber dari aktivitas tambang ilegal.
Menurutnya kejadian serupa tidak hanya sekali ditemukan, pengangkutan batu bara menggunakan jalan umum tidak dilakukan oleh perusahaan tambang yang memiliki dokumen perizinan.
"Itu kan sudah kelihatan nyata kalau yang diangkut itu batubara ilegal, karena menggunakan jalanan umum, peristiwa yang seperti ini bukan hanya sekali kita temukan," kata Udin, Senin (23/1/2023).
Baca Lainnya :
- Komisi IV Soroti Perusahaan di Kaltim, Disinyalir Ada TKA Ilegal0
- Upaya Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Kaltim Minta Hotel Atlit Dimanfaatkan Maksimal0
- Berau Diajak Gabung Kaltara, Makmur: Menuai Pro Kontra0
- Pansus Investigasi Pertambangan Dorong Perusahaan Lakukan Reklamasi0
- Pelayanan RSPB Dikritik Dewan Kaltim, Diminta Berikan Pelayanan Prima0
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan ini menjelaskan pansus tak dapat mengambil sikap banyak, hanya saja ia mendorong supaya aparat kepolisian dapat melakukan tindakan investigasi, terutama mengenai sumber lokasi dari mana emas hitam itu berasal, dari adanya kejadian truk terbalik itu ia meminta kepada pihak kepolisian agar dapat menggali informasi keberadaan tambang dari muatannya tersebut dari supir yang membawa kendaraan.
"Karena kami tidak punya wewenang untuk mengambil tindakan, maka kami meminta supaya pihak kepolisian dapat menelusuri sumber lokasinya," tutupnya. (Adv/Ar/An)










.jpg)
