- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ananda Emira Moeis Dorong Kolaborasi Majukan Pariwisata Kaltim, Infrastruktur Jadi Kunci

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis. (Foto : Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan potensi wisata Kaltim, seraya menyoroti kebutuhan infrastruktur dan keselamatan sebagai kunci utama kemajuan sektor ini.
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. Ia menilai kekayaan alam dan budaya Kaltim merupakan potensi besar yang belum tergarap optimal dan perlu didukung dengan perencanaan matang serta kolaborasi lintas sektor.
“Pariwisata alam di Kaltim sangat luar biasa, seperti hutannya. Tapi kita butuh kerja sama semua pihak, juga sosialisasi dan perbaikan infrastrukturnya,” ujar Ananda saat ditemui di Samarinda, Rabu (23/07/2025).
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Ingatkan Pembangunan Pabrik Etanol Harus Perhatikan Bahan Baku dan Dampak Lingkungan0
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Nilai Revisi UU IKN Terlalu Dini: Fokus Selesaikan Pembangunan0
- DPRD Kaltim Desak Pemprov Pastikan Hak Participating Interest 10 Persen dari Proyek Migas Eni0
- Komisi IV DPRD Kaltim Evaluasi Pengelolaan Lingkungan, CSR, dan Ketenagakerjaan Enam Perusahaan Tamb0
- Pansus RPJMD Kaltim Genjot Kepastian Tapal Batas untuk Dukung Perencanaan Pembangunan Berkeadilan0
Menurutnya, DPRD Kaltim mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata yang merata di seluruh wilayah. Aksesibilitas menjadi perhatian utama agar objek-objek wisata di pelosok bisa dijangkau dengan mudah oleh wisatawan.
Ananda juga menyoroti maraknya lubang bekas tambang yang dialihfungsikan menjadi lokasi wisata. Ia menegaskan bahwa langkah ini perlu pengawasan ketat agar memenuhi aspek keselamatan dan kelayakan lingkungan. Ia meminta perusahaan tetap bertanggung jawab dalam proses reklamasi, tidak hanya mengejar potensi wisata.
“Keamanan harus diutamakan. Kalau sudah aman, baru reklamasi dan penghijauan bisa berjalan. Jangan hanya sisi pariwisatanya yang diperhatikan, tapi juga lingkungan,” tegas politisi dari daerah pemilihan Samarinda itu.
Lebih lanjut, Ananda menilai Kabupaten Berau memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata berskala internasional. Namun, ia mengakui akses menuju wilayah tersebut masih menjadi tantangan besar.
“Kalau lihat Berau, potensinya luar biasa. Tapi infrastrukturnya masih perlu dibenahi. Jaraknya cukup jauh dan kondisi jalannya belum sepenuhnya mendukung,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Ananda menyampaikan bahwa DPRD Kaltim siap mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi dalam memperkuat jaringan infrastruktur pariwisata. Ia menilai komitmen pemerintah daerah sudah terlihat dan DPRD akan mengawal lewat fungsi legislasi dan pengawasan.
“Pemprov sudah menunjukkan komitmennya. Kami di legislatif siap memperkuat itu. Tujuannya agar wisata Kaltim benar-benar siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Kuncinya ada di infrastruktur,” tutupnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
