- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Triwulan III 2025, DPMPTSP Bontang Catat Laporan PMA di Bontang Tinggi

Keterangan Gambar : Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Darmawati
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Bontang pada Triwulan III 2025 menunjukkan capaian yang minim terkait kontribusi lapangan kerja.
Dari seluruh PMA yang beroperasi, terdapat 9 pelaku usaha yang menyampaikan LKPM, namun tidak tercatat adanya penambahan tenaga kerja pada 19 proyek yang sedang berjalan.
Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Darmawati, menyampaikan bahwa meski pelaporan dilakukan, belum terlihat dampak nyata bagi penciptaan kesempatan kerja di daerah.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Transparansi, DPMPTSP Bontang Permudah Penguruzan Izin PUB0
- Pemkot Bontang Perketat Standar Pendirian Klinik Hewan0
- DPMPTSP Bontang Batasi Ekspansi Waralaba Nasional untuk Lindungi Usaha Lokal0
- Biaya dan Akses Tenaga Ahli Jadi Kendala Utama, Pengajuan PBG Rumah Tinggal di Bontang Terus Merosot0
- Lewat Digitalisasi, DPMPTSP Bontang Permudah Pengurusan SIP Tenaga Kesehatan0
“Angka ini menjadi perhatian kami karena LKPM bukan hanya soal pelaporan administratif, tapi juga alat evaluasi kontribusi investasi terhadap ekonomi lokal, termasuk penyerapan tenaga kerja,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Darmawati menegaskan bahwa DPMPTSP akan terus mendorong pelaku PMA untuk tidak hanya taat melapor, tetapi juga memperlihatkan dampak nyata dari investasi mereka, terutama terkait penyerapan tenaga kerja lokal.
“Harapannya, pelaku usaha asing bisa berkontribusi lebih optimal, sehingga investasi tidak hanya tercatat di dokumen, tapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bontang,” ujarnya.
DPMPTSP Bontang berkomitmen terus memperkuat pembinaan dan pendampingan agar seluruh pelaku usaha memahami kewajiban pelaporan serta dapat memberikan data yang valid setiap periode pelaporan.
“Semakin lengkap dan tepat waktu pelaporan LKPM, semakin akurat pula gambaran pertumbuhan investasi di Bontang,” pungkasnya. (Adv(










.jpg)
