- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Triwulan III 2025, DPMPTSP Bontang Catat Laporan PMA di Bontang Tinggi

Keterangan Gambar : Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Darmawati
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Bontang pada Triwulan III 2025 menunjukkan capaian yang minim terkait kontribusi lapangan kerja.
Dari seluruh PMA yang beroperasi, terdapat 9 pelaku usaha yang menyampaikan LKPM, namun tidak tercatat adanya penambahan tenaga kerja pada 19 proyek yang sedang berjalan.
Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Darmawati, menyampaikan bahwa meski pelaporan dilakukan, belum terlihat dampak nyata bagi penciptaan kesempatan kerja di daerah.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Transparansi, DPMPTSP Bontang Permudah Penguruzan Izin PUB0
- Pemkot Bontang Perketat Standar Pendirian Klinik Hewan0
- DPMPTSP Bontang Batasi Ekspansi Waralaba Nasional untuk Lindungi Usaha Lokal0
- Biaya dan Akses Tenaga Ahli Jadi Kendala Utama, Pengajuan PBG Rumah Tinggal di Bontang Terus Merosot0
- Lewat Digitalisasi, DPMPTSP Bontang Permudah Pengurusan SIP Tenaga Kesehatan0
“Angka ini menjadi perhatian kami karena LKPM bukan hanya soal pelaporan administratif, tapi juga alat evaluasi kontribusi investasi terhadap ekonomi lokal, termasuk penyerapan tenaga kerja,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Darmawati menegaskan bahwa DPMPTSP akan terus mendorong pelaku PMA untuk tidak hanya taat melapor, tetapi juga memperlihatkan dampak nyata dari investasi mereka, terutama terkait penyerapan tenaga kerja lokal.
“Harapannya, pelaku usaha asing bisa berkontribusi lebih optimal, sehingga investasi tidak hanya tercatat di dokumen, tapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bontang,” ujarnya.
DPMPTSP Bontang berkomitmen terus memperkuat pembinaan dan pendampingan agar seluruh pelaku usaha memahami kewajiban pelaporan serta dapat memberikan data yang valid setiap periode pelaporan.
“Semakin lengkap dan tepat waktu pelaporan LKPM, semakin akurat pula gambaran pertumbuhan investasi di Bontang,” pungkasnya. (Adv(










.jpg)
