- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pembangunan IPA Disebut Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Bontang

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim sedang berusaha menyelesaikan persoalan krisis air bersih di Kota Bontang dengan cara membangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA).
Menurutnya, ini merupakan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Veri menilai bahwa ancaman krisis air bersih ini akibat dari faktor kurangnya hutan sehingga menyebabkan tingginya kebutuhan air bersih. Karenanya pemerintah telah menyiapkan anggaran pembangunan IPA untuk tahun 2023 ini sekitar Rp120 Miliar khusus untuk Instalasinya yang ditarget selesai dalam satu tahun mata anggaran.
"Itu anggaran tunggal berarti 1 tahun selesai, kalau dia belum selesai tahun ini nanti tahun depan dianggarkan kembali, tapi kalau untuk instalasi nya itu cukup dilakukan,” ucap Veridiana, Rabu (15/3/2023).
Baca Lainnya :
- Hadirnya IKN di Kaltim Diperkirakan Mempengaruhi Pendapatan Daerah0
- Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo Dorong Pemprov Bentuk Satgas Pengembangan SDM Lokal0
- Aparat Penegak Hukum Diminta Tegas Menindak Penambangan Batu Bara Ilegal0
- Komoditas Kelapa Sawit Kaltim Diprediksi Bisa Bersaing di Pasar Internasional0
- Masyarakat Diimbau Pahami Ketentuan Sebelum Daftar Beasiswa Kalimantan Timur 0
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa karena ini bentuknya baru anggaran, tentu tidak langsung turun. Namun pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan monitoring.
“Makanya kenapa kita mengadakan rapat kerja. Itu, salah satu fungsi untuk kita ingin tau, anggaran itu buat apa saja,” ungkapnya.
“Ini untuk anggaran provinsi, untuk OPD di PUPR bidang pengairan,” timpal Veri. (Ar/An/Adv(










.jpg)
