- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Komoditas Kelapa Sawit Kaltim Diprediksi Bisa Bersaing di Pasar Internasional

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Ely Hartati Rasyid mengatakan bahwa komoditas kelapa sawit dari Kaltim diyakini akan mampu bersaing di pasar internasional.
Ely mengaku sangat yakin hal itu dapat terjadi, sebab adanya kunjungan Duta Besar (Dubes) Norwegia ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).
Untuk diketahui dalam kegiatan kunjungan yang berlangsung pada 7 Maret lalu setidaknya membahas tentang kerja sama antara Pemkab Kukar dan Duta Besar Norwegia dalam membangun skema perubahan tata kelola kelapa sawit dan perkebunan kelapa sawit.
Baca Lainnya :
- Masyarakat Diimbau Pahami Ketentuan Sebelum Daftar Beasiswa Kalimantan Timur 0
- M Udin Ungkap Pentingnya Terapkan Wawasan Kebangsaan Sebagai Pondasi Bernegara0
- Sambut Ramadhan, Pemuda BK Bersih-Bersih Masjid0
- Edi Damansyah Masih Bisa Mencalonkan Diri Sebagai Bupati Kukar0
- Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Bontang Utara Dibatasi 0
Menilik jalinan kerja sama yang terbangun itu, Ely menganggap bahan baku kelapa sawit Kaltim masih sangat dibutuhkan oleh sejumlah daerah dari luar negeri, maka sehingga ia turut mendorong agar pemerintah juga dapat mendukung komoditas tersebut dalam rangka peningkatan produktifitas.
"Kunjungan dari Duta Besar Norwegia ke Kabupaten Kukar menandakan pasar sawit Kaltim menarik di mata internasional," ucap Ely Jumat (17/3/2023).
Jika kerjasama itu dapat terjadi, maka juga bakal menguntungkan bagi petani kelapa sawit. Oleh karena itu, tak heran jika hal itu juga turut disambut antusias olehnya yang juga merupakan Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar.
"Saya melihatnya secara positif, bermanfaat terhadap para petani kelapa sawit yang ada di Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut," ungkapnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berharap agar dikemudian hari melalui komoditas itu mampu menghasilkan peningkatan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga pendapatan masyarakat yang berprofesi sebagai petani kelapa sawit. (Ar/An/Adv)










.jpg)
