- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pelabuhan Peti Kemas Bontang Diproyeksikan Jadi Pusat Logistik Baru, DPMPTSP Siapkan Langkah Strateg

Keterangan Gambar : Karel (Ist)
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Rencana pembangunan pelabuhan peti kemas di kawasan industri Bontang Lestari kembali menjadi sorotan dan disambut positif oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang. Proyek strategis itu diyakini berpotensi mengubah peta distribusi logistik di Kalimantan.
Meski demikian, sejumlah tahapan formal masih harus dipenuhi sebelum proyek bisa berjalan. “Setelah ini kami akan berkomunikasi dengan Pak Wakil Wali Kota. Jika beliau menyetujui, langkah berikutnya adalah melakukan lobi ke kementerian terkait,” ujar Karel, Analis Kebijakan Ahli Madya bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, saat dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025).
Menurut Karel, pengkajian rencana pelabuhan sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang. Tahapan selanjutnya yaitu penyusunan master DED (Detail Engineering Design) sebagai dasar teknis pembangunan.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Minta Pemilik Gudang Semen di Tanjung Laut Segera Urus Izin Usaha0
- DPMPTSP Bontang Siap Beri Sanksi bagi Perusahaan yang Abai Terhadap Kemitraan Usaha dengan UMKM0
- Bontang Lestari Disiapkan Jadi Kota Industri, DPMPTSP Rampungkan Pemetaan 18 Peluang Investasi0
- DPMPTSP Bontang Perketat Izin Sekolah Baru, Pastikan Seluruh Satuan Pendidikan Penuhi Standar Mutu0
- Pemkot Bontang Terbitkan SE Wali Kota, Wajibkan Perusahaan Besar Bermitra dengan Koperasi dan UMKM L0
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyampaikan bahwa pelabuhan peti kemas termasuk dalam 18 peluang investasi yang ditawarkan pemerintah daerah. Ia menilai pelabuhan sangat penting bagi efisiensi biaya logistik, terlebih dengan posisi geografis Bontang yang berada pada jalur pelayaran internasional.
“Bontang punya posisi strategis di jalur pelayaran internasional. Pelabuhan peti kemas akan memangkas biaya operasional hingga lebih murah dibanding melalui Singapura,” ucap Agus Haris.
Minat investor juga mulai terlihat. Agus menuturkan pengalamannya bertemu seorang eksportir CPO yang memproyeksikan pelabuhan Bontang sebagai magnet baru perdagangan antarnegara jika benar terealisasi.
“Dia bilang, kalau Bontang punya pelabuhan peti kemas, pedagang antarnegara pasti pindah ke sini. Biaya lebih murah, waktu tempuh lebih singkat,” katanya.
Rencana pembangunan pelabuhan dipusatkan di kawasan industri Sekambing Jaya dengan ketersediaan lahan mencapai 1.000 hektare. Saat ini pemerintah daerah sedang menyiapkan dokumen pendukung, penataan ruang, dan studi kelayakan untuk memastikan seluruh proses sesuai aturan.
Apabila terealisasi, pelabuhan peti kemas Bontang diperkirakan memberikan dampak besar pada aktivitas ekspor-impor dan menjadikan kawasan tersebut pusat logistik baru di Kalimantan Timur.
“Kita doakan saja semoga semua rencana itu bisa berjalan lancar dan terealisasi,” tutup Agus. (ADV)










.jpg)
