- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bontang Lestari Disiapkan Jadi Kota Industri, DPMPTSP Rampungkan Pemetaan 18 Peluang Investasi

Keterangan Gambar : Analis Kebijakan Ahli Madya, Karel
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang mulai mempercepat transformasi Bontang Lestari menjadi kawasan industri hijau terpadu. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pemetaan terhadap 18 peluang investasi strategis telah diselesaikan sebagai fondasi pembangunan ekonomi rendah emisi di masa mendatang.
Pemetaan ini bukan sekadar daftar peluang investasi, melainkan rencana induk jangka panjang yang mengarahkan Bontang Lestari tumbuh sebagai kawasan industri modern, kompetitif, dan berkelanjutan.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menyampaikan bahwa seluruh proses pemetaan disusun berdasarkan analisis potensi geografis, kesiapan infrastruktur, rantai pasok, serta kebutuhan industri masa depan yang ramah lingkungan.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Perketat Izin Sekolah Baru, Pastikan Seluruh Satuan Pendidikan Penuhi Standar Mutu0
- Pemkot Bontang Terbitkan SE Wali Kota, Wajibkan Perusahaan Besar Bermitra dengan Koperasi dan UMKM L0
- DPMPTSP Bontang Perkuat Pemerataan Ekonomi, Wajibkan 25 Perusahaan Bermitra dengan UMKM0
- DPMPTSP Bontang Hadir di Gebyar Pemuda 2025, Ajak Generasi Muda Melek Perizinan dan Peluang Investas0
- DPMPTSP Bontang Masuk 10 Besar BCC 2025, Kolaborasi Lintas Komunitas Berbuah Prestasi0
“Kami telah memetakan 18 peluang investasi pada jenis usaha yang sangat potensial,” ujar Karel, Kamis (13/11/2025). Menurutnya, kekuatan regulasi dan posisi strategis Bontang sebagai hub industri di Kaltim memperkuat daya tarik kawasan ini.
Dari 18 peluang investasi tersebut, sejumlah sektor disiapkan untuk mendorong ekonomi hijau dan industri rendah karbon, antara lain:
* Pembangunan pelabuhan berstandar lingkungan sebagai penguat logistik kawasan
* Industri pengolahan limbah B3, pilar utama ekonomi sirkular
* Industri farmasi dan pengalengan ikan, memanfaatkan kekuatan sumber daya lokal
* Pengolahan rumput laut, pergudangan, dan energi terbarukan seperti biodiesel dan gliserin
Sektor berbasis soda ash mendapat sorotan khusus karena memiliki turunan bernilai ekonomi tinggi. Industri kosmetik dan perawatan tubuh juga dipetakan berkat relevansi dengan produk turunannya.
Dua sektor lain, yaitu pasar kawasan dan terminal, disiapkan sebagai infrastruktur pendukung untuk memastikan distribusi industri berjalan efisien.
Lebih lanjut, Karel menegaskan bahwa seluruh rencana investasi diarahkan pada konsep pembangunan hijau. Pemerintah ingin memastikan Bontang Lestari tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga percontohan kawasan industri ramah lingkungan.
“Kami membuka peluang bagi investor, tetapi tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Semua yang masuk harus sejalan dengan visi keberlanjutan kota,” tegasnya.
Dengan selesainya pemetaan ini, DPMPTSP optimistis bahwa Bontang Lestari siap menjadi kawasan industri masa depan yang modern, hijau, dan berdaya saing global.
“Dari 18 sektor ini, harapannya muncul sinyal kuat bahwa Bontang tidak hanya menyediakan peluang investasi, tetapi memberi arah pembangunan yang terencana, berkelanjutan, dan prospektif,” pungkasnya. (Adv)










.jpg)
