- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua DPRD Kaltim Dorong Percepatan Jalan Perbatasan Kubar–Mahulu Rampung 2026

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di perbatasan Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu). Jalur darat ini ditargetkan rampung pada 2026 demi kelancaran distribusi logistik dan konektivitas daerah.
“Pak Gubernur memang merencanakan pembangunan di sana lebih banyak infrastruktur jalan. Harapannya, di tahun 2026 murni, ini sudah dijalankan,” ujar Hasanuddin di Samarinda.
Menurutnya, warga Mahulu saat ini menghadapi kesulitan memperoleh pasokan bahan pokok. Jalur darat yang rusak parah menghambat distribusi logistik, sementara jalur sungai sebagai alternatif terkendala pendangkalan. “Kalau lewat sungai, kapal besar harus dilansir ke kapal kecil, ini makan waktu. Kasihan saudara-saudara kita di sana,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Ananda Emira Moeis Ajak Warga Kaltim Kibarkan Merah Putih Sejak Awal Agustus0
- Ananda Emira Moeis Siap Kembali Pimpin PDIP Kaltim0
- DPRD Kaltim Dorong Jamkrida Kembangkan Layanan Syariah0
- Sengketa Batas Bontang–Kutim Gagal Dimediasi, Sidrap Dibawa ke MK0
- Ketua DPRD Kaltim Resmi Pimpin DPW Desa Bersatu Kaltim0
Hasanuddin menegaskan, jalan yang memadai akan mengurangi ketergantungan pada jalur udara maupun sungai yang tidak selalu bisa diandalkan, terutama dalam kondisi darurat. “Kalau jalannya bagus, distribusi bantuan saat bencana akan lebih cepat, tidak tergantung lewat udara,” katanya.
Selain akses ke Mahulu, ia menyoroti banyak ruas jalan di Kaltim yang memerlukan perhatian serius, baik di jalur utara, barat, maupun timur provinsi. Untuk mempercepat pembangunan, ia mendorong kerja sama antara Pemprov Kaltim, pemerintah kabupaten, dan pihak swasta melalui kontribusi CSR.
Hasanuddin juga mengaitkan pembangunan jalan dengan ketahanan pangan dan daya saing daerah. Infrastruktur yang baik, menurutnya, akan mempermudah suplai kebutuhan pokok, menekan biaya distribusi, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat jalur perdagangan, pariwisata, dan keamanan di wilayah perbatasan.
“Jalan yang baik tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga menjadi jalur strategis perdagangan, pariwisata, dan keamanan perbatasan,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
