- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua DPRD Kaltim Resmi Pimpin DPW Desa Bersatu Kaltim

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Desa Bersatu Kaltim. Pelantikan berlangsung di Puri Senyiur Samarinda, Minggu (10/8/2025) pagi, dan turut dihadiri istrinya.
Hasanuddin terpilih melalui pleno Musyawarah Daerah I DPW Desa Bersatu Kaltim sehari sebelumnya, dengan dukungan penuh berbagai organisasi desa seperti AKSI, APDESI, PABPDSI, PAPDESI, PPDI, APEDNAS, KOMPAKDESI, PARADE Nusantara, hingga DPN PPDI Kaltim.
Dalam sambutannya, Hasanuddin menegaskan bahwa pelantikannya merupakan deklarasi persatuan desa di Kaltim. “Desa-desa di Kalimantan Timur bersatu untuk maju. Penunjukan ini bukan hadiah, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Ia bahkan menyatakan siap mundur jika gagal menjalankan tugas.
Baca Lainnya :
- Peresmian GKII Maranatha Linggang Bigung, Ekti Imanuel Tegaskan Komitmen Dukung Rumah Ibadah0
- PKB Dorong Penguatan Peran Jamkrida untuk UMKM Kaltim0
- PKB Soroti Urgensi Revisi Perda PT Migas Mandiri Pratama0
- PDIP Minta Pemprov Perjelas Substansi Revisi Perda BUMD0
- Gerindra Dukung Revisi Dua Perda BUMD Kaltim0
Hasanuddin kemudian memaparkan empat program prioritas, salah satunya penguatan ekonomi desa. Ia menargetkan setiap desa mampu mandiri dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal. Program ini akan ditopang oleh pendanaan Rp 200 juta per desa dari DPMD serta program satu desa Rp 1 miliar dari Pemprov Kaltim.
Fokus program mencakup pengembangan BUMDes di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan pariwisata. Produk desa akan dipasarkan melalui pameran regional, nasional, hingga platform digital. “Desa harus paham pemasaran digital. Kita fasilitasi pelatihan kewirausahaan dan akses modal melalui Jamkrida dengan bunga nol persen,” jelasnya.
Selain itu, ia menargetkan setiap desa memiliki jaringan internet gratis berbasis tenaga surya. “Saya ingin setiap desa punya wifi mandiri, tidak bergantung PLN,” tambahnya.
Hasanuddin menekankan pentingnya kerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas dalam menjalankan program. Ia berharap Desa Bersatu dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, memperjuangkan aspirasi masyarakat, memperkuat gotong royong, serta mendorong lahirnya inovasi demi kesejahteraan desa. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
