- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Ananda Emira Moeis Ajak Warga Kaltim Kibarkan Merah Putih Sejak Awal Agustus

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengajak masyarakat mengibarkan bendera merah putih di lingkungan masing-masing.
“Bagaimanapun kita tetap merah putih, harus dipasang tinggi-tinggi,” ujarnya.
Ananda menekankan, pengibaran bendera sebaiknya dilakukan sejak 1 hingga 30 Agustus, bukan hanya pada puncak perayaan kemerdekaan. Menurutnya, langkah sederhana ini adalah simbol cinta tanah air sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan.
Baca Lainnya :
- Ananda Emira Moeis Siap Kembali Pimpin PDIP Kaltim0
- DPRD Kaltim Dorong Jamkrida Kembangkan Layanan Syariah0
- Sengketa Batas Bontang–Kutim Gagal Dimediasi, Sidrap Dibawa ke MK0
- Ketua DPRD Kaltim Resmi Pimpin DPW Desa Bersatu Kaltim0
- Peresmian GKII Maranatha Linggang Bigung, Ekti Imanuel Tegaskan Komitmen Dukung Rumah Ibadah0
“Kalau energi positif dikumpulkan sedikit demi sedikit, pengaruhnya bisa besar untuk Indonesia raya,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kemerdekaan tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat tindakan positif sehari-hari. “Biarpun kecil-kecil, kalau positif terus, dampaknya akan terasa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ananda sempat berkelakar dengan menyinggung budaya populer. Ia mengaku tidak mengikuti serial animasi One Piece yang kini populer. “Saya tidak menonton One Piece, zaman saya menontonnya Kamen Rider Black,” ujarnya sambil tersenyum. Meski demikian, ia menegaskan bahwa apapun hiburannya, semangat merah putih tetap harus dijaga.
Lebih jauh, Ananda mengingatkan pentingnya mengelola potensi alam untuk kesejahteraan bersama. Ia menilai, kemerdekaan tidak akan kokoh jika kekayaan alam tidak dimanfaatkan dengan bijak.
“Bendera merah putih itu simbol kita sebagai bangsa. Memasangnya mungkin hal kecil, tapi maknanya sangat besar,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
