- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Jelang Pemilu 2024, Dewan Imbau Warga Jaga Kondusifitas

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Bontang, Agsu Suhadi. (*)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Dewan dorong seluruh lapisan masyarakat di Kota Bontang menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Anggota DPRD Kota Bontang, Agus Suhadi, mengimbau seluruh warga Kota Taman untuk menjaga kondusifitas menekankan sikap saling menghargai dan menghormati pilihan setiap individu.
Agus Suhadi mengatakan, pemilu sebagai mekanisme demokrasi adalah wujud damai dalam transfer kekuasaan politik maka penting untuk saling menjaga dan menghargai.
Baca Lainnya :
- BW Usulkan Atlet Paralimpik di Beri Bonus0
- Menajamen PT LBB Diperiksa Tipikor Polres, Begini Tanggapan Ketua DPRD Bontang0
- Perda Pembangunan Industri Kota Bontang 2023-2043 Disahkan0
- Pasar Tamrin Masih Sepi, BW Mintah Pemerintah Cari Solusi0
- Pemerintah Abai Perbaiki Infrastruktur BK, DPRD Kecewa0
"Penting meningkatkan kesadaran pemilihan yang adil dan mengingatkan bahwa masyarakat harus tidak mudah terpengaruh oleh kondisi sekitar. Saya yakin Bontang aman karena kita semua bersaudara," kata Agus Suhadi.
Menurut Agus Suhadi, penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya informasi palsu bagi masa depan bangsa. Dalam konteks ini, perhatian khusus diberikan pada potensi peningkatan kasus hoaks menjelang Pemilu.
Merujuk dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, terdapat peningkatan dalam bentuk hoaks, terutama konten video yang menunjukkan canggihnya perkembangan teknologi.
Ketua Komite Litbang Mafindo, Santi Indra Astuti, menambahkan bahwa literasi digital menjadi kunci penting. Ia menyebutkan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah dan memilih informasi yang benar, serta aktif dalam kegiatan literasi digital.
"Kegiatan literasi digital harus melibatkan multisektor, ini tanggung jawab bersama agar negeri ini tidak larut dalam bencana informasi akibat hoaks," tambah Santi Indra Astuti.
Imbauan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat Bontang akan pentingnya menjaga kedamaian dan kebenaran informasi menjelang Pemilu serentak 2024. (*)










.jpg)
