- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ely: Tenaga Kerja Kaltim Minim Ruang dalam Pembangunan IKN

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi II DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid menyayangkan tenaga kerja lokal masih tidak dilibatkan dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Padahal seharusnya pembangunan ini berdampak positif dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat di Kaltim.
“Libatkan lah tenaga kerja kita dalam pembangunan di wilayah IKN. Misalnya, seperti mes di IKN, ini tiba-tiba sudah selesai dibangun," ucap Ely, Kamis (23/2/2023).
Menurutnya masyarakat di Kaltim masih kurang terakomodasi dalam keterlibatan tersebut. Ia mengatakan, Jika kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) berpengaruh pada hal ini maka seharusnya pemerintah bisa memberikan program pelatihan khusus bagi generasi muda.
Baca Lainnya :
- Edy Sunardi Ingatkan Ranperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Harus Manfaatan Teknologi0
- Komisi II Soroti Kinerja Perusda0
- Potensi Penambahan PAD dari Pengurangan Emisi Karbon, Sutomo: Kaltim Beruntung0
- Wacana Pembangunan Teras Samarinda Diapresiasi Anggota DPRD Kaltim0
- Infrastruktur Minim Sebabkan Banyaknya Desa Tertinggal di Kaltim0
"Harusnya beri pelatihan. Khususnya, yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan supaya mereka dapat terlibat dalam proyek IKN," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Ely mendorong agar warga Kaltim dapat lebih terlibat dan berkontribusi. Sehingga, mereka turut merasakan dampak positif dari hadirnya IKN.
Ely juga meminta pemerintah bisa membuat sebuah program atau pelatihan khusus yang berhubungan dengan peningkatan kualitas SDM tenaga kerja lokal.
"Kita harus memikirkan bagaimana anak-anak Kaltim bisa terlibat dan merasakan hasilnya dari pembangunan IKN,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga diminta perlu melakukan screening, pendataan dan pencanangan regulasi terkait keterlibatan pengusaha lokal Benua Etam dalam IKN. Tujuannya, tidak lain untuk mengetahui dengan rinci partisipasi hingga serapan ekonomi pengusaha lokal.
“Jika perlu buat aturan dalam rangka melibatkan tenaga kerja lokal. Kita atur jumlah perusahaan lokal yang terlibat dalam IKN. Saya ingin kita semua bisa ikut berperan, terlibat dan kebagian hasilnya di IKN ini. Supaya tidak terdengar lagi nada-nada miring soal tenaga kerja,” pungkasnya. (Ar/An/Adv)










.jpg)
