- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dorong Aspirasi Ekonomi, Pertanian, Perikanan, dan Sosial

Keterangan Gambar : Perwakilan Fraksi Golkar, Apansyah. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya memperjuangkan aspirasi masyarakat di sektor ekonomi, pertanian, perikanan, dan sosial yang dihimpun dalam reses masa sidang II tahun 2025. Aspirasi tersebut dinilai mendesak untuk mendorong pemerataan kesejahteraan di seluruh daerah pemilihan.
Perwakilan Fraksi Golkar, Apansyah, menyampaikan banyak warga menekankan perlunya peluang kerja, penguatan UMKM, serta pendampingan usaha. “Masyarakat ingin akses modal lebih mudah, pelatihan keterampilan diperluas, dan pendampingan usaha yang nyata dari pemerintah,” ujarnya dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Senin (4/8/2025).
Di bidang pertanian, masyarakat meminta dukungan benih unggul, pupuk, irigasi, dan alat mesin pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi yang saat ini baru 3,9 ton per hektare. Sektor peternakan juga menghadapi kendala karena produksi daging baru memenuhi 30 persen kebutuhan. Kelompok tani ternak mengusulkan bantuan sapi, pakan, dan fasilitas pengolahan pakan.
Baca Lainnya :
- Aspirasi Reses DPRD Kaltim Didominasi Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan0
- DPRD Kaltim Serap 515 Aspirasi Warga dari Reses Masa Sidang II0
- Fraksi PDIP Desak Pemprov Kaltim Tindaklanjuti Aspirasi Warga0
- DPRD Kaltim Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bajak Laut Menjelang HUT RI0
- Dialog Publik Dorong Implementasi Perda Pemajuan Kebudayaan di Kaltim0
Sementara itu, perkebunan rakyat dianggap tertinggal dari swasta, meski sawit mendominasi dengan luasan 1,5 juta hektare dan produksi 17,36 juta ton. Aspirasi yang mengemuka antara lain akses modal, bibit unggul, dan pembangunan jalan kebun.
Di sektor kelautan dan perikanan, perubahan iklim, keterbatasan sarana, serta mahalnya pakan ikan menjadi keluhan utama. Nelayan dan pembudidaya mengusulkan bantuan kapal, jaring, keramba jaring apung, hingga BBM khusus nelayan. Warga juga berharap adanya pelatihan pengolahan hasil laut.
Dalam bidang sosial, aspirasi mencakup kebutuhan armada pemadam kebakaran, CCTV permukiman, penataan sampah, program rumah layak huni, hingga perbaikan rumah ibadah, sarana olahraga, dan fasilitas kesenian.
Apansyah menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran DPRD. “Kami ingin memastikan suara masyarakat benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
