- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPRD Kaltim Bahas Revisi Perda dan Arah Bisnis Perusda

Keterangan Gambar : Komisi II DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Perusahaan Daerah (Perusda) Kaltim dan Pemerintah Provinsi di Hotel Astara Balikpapan. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Perusahaan Daerah (Perusda) Kaltim dan Pemerintah Provinsi di Hotel Astara Balikpapan, Rabu (13/8/2025). Agenda rapat membahas revisi Peraturan Daerah serta arah pengembangan bisnis PT Migas Mandiri Pratama (MMP) dan PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida).
Rapat dipimpin Ketua Komisi II Sabaruddin Panrecalle dan turut dihadiri Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua Komisi II Sapto Setyo Pramono, serta jajaran direksi kedua perusda. Hadir pula Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Iwan Darmawan dan Kepala Biro Hukum Setdaprov Kaltim Suparmi.
Sabaruddin menyampaikan, pertemuan ini menjadi forum musyawarah untuk mempertegas kebijakan terkait perkembangan bisnis perusda. Ia menambahkan, Komisi II juga menunggu proses seleksi direktur utama PT MMP yang sedang berjalan.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Dorong Regulasi Jalan Tambang dan Alur Sungai untuk Tambah PAD0
- DPRD Kaltim Ingatkan Bahaya Alih Fungsi Lahan terhadap Ketahanan Pangan0
- DPRD Kaltim Hormati Putusan MK soal Pemilu dan Pilkada0
- DPRD Kaltim Ajak Lintas Sektor Bersatu Tekan Stunting0
- DPRD Kaltim Dukung Pemekaran Kutai Timur, Desak Pusat Cabut Moratorium0
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menekankan pentingnya kajian bisnis dan analisis pasar agar perusda memiliki arah usaha yang jelas. Menurutnya, perusda tidak hanya dituntut menyumbang devisa, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Iwan Darmawan mengingatkan PT MMP agar tidak bergantung pada pendapatan Participating Interest (PI) semata. Tren penurunan laba dari PI di 2024 dan 2025 dinilai menjadi sinyal perlunya strategi pendapatan lain yang lebih aktif.
“Pendapatan PI sifatnya pasif. Kita ingin MMP lebih proaktif mencari peluang baru agar kontribusinya semakin optimal,” ujarnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
