- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPMPTSP Bontang Siapkan Fasilitas Ramah Disabilitas untuk Wujudkan Pelayanan Inklusif

Keterangan Gambar : Kantor DPMPTSP Kota Bontang.
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus meningkatkan kualitas layanan publik dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana ramah disabilitas.
Langkah ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan pelayanan yang sama dan setara.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan bahwa fasilitas pelayanan harus bisa diakses tanpa hambatan oleh siapa pun.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Dorong Integrasi Layanan, MPP Diusulkan Satu Gedung demi Efisiensi Birokrasi0
- Kepastian Hukum Bangunan di Jalan Nasional, DPMPTSP Bontang Usulkan Pemutihan PBG0
- Izin Sekolah Miliki Masa Berlaku, DPMPTSP Bontang Ingatkan Wajib Perpanjangan Lewat OSS0
- Perbaiki Layanan Publik, DPMPTSP Bontang Jadikan SKM sebagai Gerbang Akhir Perizinan0
- Demi Pelayanan Publik Ramah Semua Kalangan, MPP Bontang Rencanakan Pindah Lokasi0
“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas dapat memperoleh pelayanan yang sama halnya dengan masyarakat lainnya. Karena itu, fasilitas yang inklusif menjadi prioritas,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Untuk memastikan kenyamanan, DPMPTSP menyediakan jalur masuk khusus di bagian depan gedung. Jalur tersebut dilengkapi pagar penyangga di sisi kanan tangga, sehingga memudahkan pengguna kursi roda maupun warga dengan keterbatasan mobilitas.
Selain itu, area parkir khusus disabilitas ditempatkan tepat di depan kantor agar jarak menuju ruang pelayanan menjadi lebih dekat dan aman serta pendampingan bagi penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan langsung dalam proses pelayanan.
Menurutnya, pelayanan yang inklusif bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga sikap dan kesiapan petugas.
“Kami ingin setiap orang merasa dihargai saat datang ke kantor pelayanan. Tidak boleh ada diskriminasi. Prinsipnya, semua warga berhak dilayani dengan baik,” tegasnya.
DPMPTSP menilai bahwa penguatan fasilitas bagi penyandang disabilitas merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerinta juga mendorong semua instansi meningkatkan standar aksesibilitas agar layanan publik di Bontang semakin merata dan humanis.
“Semoga langkah ini bisa menjadi contoh bagi perangkat daerah lain supaya pelayanan publik di Bontang makin inklusif,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
