- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Cegah Stunting, Ananda Dorong Pemanfaatan Pekarangan Rumah Tanam Buah dan Sayur

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis
ANALOGNEWS.id, Samarinda - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menanam sayur serta buah-buahan. Dia bilang, bagian dari upaya pencegahan stunting.
Politisi PDI perjuangan itu menjelaskan, pemanfaatan pekarangan rumah bisa jadi salah satu cara penanggulangan kasus stunting di Kaltim. Sebab mampu menyediakan bahan konsumsi yang memenuhi gizi. Dia pun mendorong Pemprov Kaltim agar gencar menggandeng kelompok masyarakat untuk bergerak ke arah tersebut.
"Maka dari itu saya lebih suka ketika ada RT atau kelompok masyarakat di dalamnya yang beraktivitas di kelompok tani. Apalagi kalau di halaman rumahnya ditanami sayur dan buah," ucap Ananda Emira Moeis, Kamis (30/3/2023).
Baca Lainnya :
- Penyampaian LKPJ Gubernur Tahun 2022, Ini Respon Dewan0
- Puji Setyowati Akui Pemberlakuan Sistem Zonasi PPDB di Kaltim Alami Kendala0
- Empat Raperda Diusulkan Di Luar Propemperda0
- Pansus Investigasi Pertambangan Sambangi BPK Perwakilan Kaltim0
- DPRD Kaltim Bentuk Empat Pansus Baru0
Dia bilang upaya itu juga perlu diperkuat oleh rasa kepedulian antar lingkungan masyarakat. Terutama kepedulian yang harus ditimbulkan dari anggota keluarga yang salah satunya mengidap stunting.
"Kepedulian itu juga sangat penting dalam membantu penanganan stunting. Jadi setidaknya para pengidap stunting itu merasa diperhatikan dalam asupan gizinya," ujarnya.
Sementara itu, Ananda Emira Moeis juga turut mengapresiasi Pemprov Kaltim yang masih konsisten dalam penanganan kasus itu. "Ini terbukti dengan anggaran sebesar Rp 3,7 miliar untuk program-program mengatasi kasus stunting di Kaltim," tukas politisi PDIP ini. (Ar/adv)










.jpg)
