- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tudingan Terhadap Pj Gubernur Soal Pengelolaan Anggaran Stunting Ditanggapi Rektor Unimaju
Pemprov Sulbar

Keterangan Gambar : Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju gelar unjuk rasa beberapa waktu lalu.
ANALOG NEWS - Polemik terkait Flyer yang mengatasnamakan Alumni dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju terkait isu adanya anggaran sebesar Rp2 Miliar melalui MoU Antara Pemprov Sulbar dan Unimaju tidaklah benar.
Hal itu diklarifikasi langsung oleh Rektor Unimaju Muh. Tahir yang ditembuskan ke Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar melalui Press Release dari Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Mamuju, per tanggal 1 Januari 2024, ditandatangani langsung oleh Rektor Unimaju Muh. Tahir.
Berikut Isi Press Release:
Baca Lainnya :
- Dua Pengedar Narkoba di Kaltim Ditangkap Polisi Saat Transaksi0
- Galak Bontang Mawil Selatan Gelar Aksi Galang Dana Bantu Korban Kebakaran Pisangan0
- Hujan Semalaman, Sejumlah Ruas Jalan di Bontang Terendam Banjir0
- Korlap dan Jubir Aksi Demo Pupuk Kaltim Dilaporkan ke Polisi0
- Tuntutan Tak Direspon, Demo Pupuk Kaltim Jilid III Siap Digelar 0
Terkait Beredarnya Flyer yang mengatasnamakan Alumni dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju. Serta beredamya berita di berbagai media terkait hal tersebut, maka dengan ini Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Menyampaikan beberapa Hal:
1. Bahwa adanya bantuan dari Dinas Kesehatan Pemprov Sulawesi Barat terkait penanganan staunting sejumlah 2 Miliar ke Universitas Muhammadiyan Mamuju adalah tidak benar.
2. Tidak benar bahwa Pj Gubernur Sulawesi Barat Mempermainkan dan Menjual Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju sebagai Jualan Proyek penanganan Stunting.
3. Tidak benar adanya bahwa Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat telah mencaplok nama Universitas Muhammadiyah Mamuju dalam Program Penanganan Stunting.
4. Bahwa dalam Penanganan Stunting, belum pernah ada MOU antara Universitas Muhammadiyah Mamuju dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. (adv)










.jpg)
