- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tambang Ilegal Marak Beroperasi, Dewan Kaltim Tekankan Petani Jangan Jual Lahan ke Perusahaan Tamban

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Aktivitas tambang diduga ilegal yang beroperasi di Provinsi Kaltim saat ini mulai kembali marak, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menekankan petani agar tidak menjual lahannya kepada para pelaku usaha pertambangan tak berizin tersebut.
Hal ini dikatakannya mengingat lahan-lahan produktif mikik masyarakat khususnya dalam hal pertanian kian berkurang di setiap tahunnya.
Karena itu Politikus Partai Gerindra ini meminta kepada para petani yang memiliki lahan khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tepatnya di Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu yang hingga saat ini belum tersentuh oleh aktivitas pertambangan, untuk terus mempertahankan lahannya dan tidak menjual ke pihak perusahaan tambang.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun Apresiasi Kerja Keras Balai Benih Pangan di Loa Kulu0
- Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pembinaan Pengumpul Zakat Tak Berizin0
- DPRD Kaltim Bahas MoU Kerjasama Dengan Lemhanas 0
- Ketua Komisi III Sambut Baik Rencana Pembangunan Kereta Api di Kaltim0
- Pembangunan IPA Disebut Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Bontang0
"Saya telah berbicara kepada masyarakat dan sejumlah stakeholder yang berkaitan untuk tidak tertarik pada aktivitas pertambangan dan tetap konsen dengan pertaniannya," ucapnya, Selasa (14/3/2023).
Tentunya harapan itu guna mempertahankan lahan pertanian di Kaltim yang memiliki produktif tinggi, terlebih mengenai adanya Ibu Kota Negara (IKN) yang sangat membutuhkan penopang kebutuhan pangan yang cukup besar, bagi politikus Partai Gerindra itu penyampaian harapan juga bagian dari tanggung jawab moralnya sebagai anggota legislatif.
"Makanya kami mengusulkan kepada mereka seperti itu, supaya kita terus mempertahankan lahan pertanian kita," ungkapnya.
"Memang kalau berdasarkan regulasi yang ada kita sudah tidak ada wewenang untuk mengawasi tapi dengan penyampaian seperti itu kami berharap bisa diikuti oleh masyarakat," pungkasnya. (Ar/An/Adv)










.jpg)
