- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun Apresiasi Kerja Keras Balai Benih Pangan di Loa Kulu

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun sambangi Balai Benih Pangan yang terletak di Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dirinya memberikan apresiasi atas kerja keras yang dilakukan oleh pihak Balai Benih Pangan, karena sejauh ini telah banyak berupaya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian yang ada di Kaltim. Ia pun
Dijelaskan Samsun, Balai Benih dimaksud merupakan tempat riset dan pengembangan terkait dengan benih padi dan multikultural.
“Nah balai benih ini sebagai pusat risetnya, benih apa yang cocok dikembangkan pada musim penghujan seperti ini, dan benih apa yang produktif dikembangkan para petani,” ucap Samsun, Sabtu (18/3/2023).
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pembinaan Pengumpul Zakat Tak Berizin0
- DPRD Kaltim Bahas MoU Kerjasama Dengan Lemhanas 0
- Ketua Komisi III Sambut Baik Rencana Pembangunan Kereta Api di Kaltim0
- Pembangunan IPA Disebut Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Bontang0
- Legislator Kaltim Minta Pemkab Paser Perhatikan Kondisi Infrastruktur Jalan Menuju Desa0
Samsun mengatakan bahwa, di atas lahan seluas 10 hektare yang terdiri dari delapan hektare sawah dan dua hektare kawasan laboratorium dan perkantoran itu, Balai Benih Loa Kulu ini juga melakukan riset untuk mengaplikasikan benih pangan yang dihasilkan.
“Menurut saya ini perlu untuk dikembangkan. Maksudnya riset-riset tentang tanaman pangan dan multikultural di Kaltim supaya lebih tepat komoditi apa yang mau dikembangkan, kemudian pola pengembangannya bagaimana,” ungkapnya.
Sebab kalau pasar penjualan tidak perlu di khawatirkan lagi karena apapun yang di tanam tetap akan terserap oleh pasar. Hanya memang menjadi tantangan ialah kemampuan petani untuk melakukan produksi.
Kepala UPTD BBI TPH Pemerintah Provinsi Kaltim Devis Hendra yang turut hadir sebagai mitra kerja menyampaikan ucapan terima kasi karena wakil rakyat Provinsi Kaltim berkenan membersamai kunjungan lapangan.
“Kami terima kasih banyak karena Komisi II DPRD Kaltim berkenan datang, sehingga kita bisa berkeluh kesah menyampaikan uneg kami,” kata Devis.
Devis berharap, Balai Benih ini dapat menjadi titik baik bagaimana pertanian lainnya ke depan bisa juga melakukan riset mandiri untuk kemandirian pangan.
“Kita harap keberadaan Balai Benih bisa menjadi tempat pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat,” kata Devis. (Ar/An/Adv)










.jpg)
