- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun Apresiasi Kerja Keras Balai Benih Pangan di Loa Kulu

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun sambangi Balai Benih Pangan yang terletak di Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dirinya memberikan apresiasi atas kerja keras yang dilakukan oleh pihak Balai Benih Pangan, karena sejauh ini telah banyak berupaya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian yang ada di Kaltim. Ia pun
Dijelaskan Samsun, Balai Benih dimaksud merupakan tempat riset dan pengembangan terkait dengan benih padi dan multikultural.
“Nah balai benih ini sebagai pusat risetnya, benih apa yang cocok dikembangkan pada musim penghujan seperti ini, dan benih apa yang produktif dikembangkan para petani,” ucap Samsun, Sabtu (18/3/2023).
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pembinaan Pengumpul Zakat Tak Berizin0
- DPRD Kaltim Bahas MoU Kerjasama Dengan Lemhanas 0
- Ketua Komisi III Sambut Baik Rencana Pembangunan Kereta Api di Kaltim0
- Pembangunan IPA Disebut Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Bontang0
- Legislator Kaltim Minta Pemkab Paser Perhatikan Kondisi Infrastruktur Jalan Menuju Desa0
Samsun mengatakan bahwa, di atas lahan seluas 10 hektare yang terdiri dari delapan hektare sawah dan dua hektare kawasan laboratorium dan perkantoran itu, Balai Benih Loa Kulu ini juga melakukan riset untuk mengaplikasikan benih pangan yang dihasilkan.
“Menurut saya ini perlu untuk dikembangkan. Maksudnya riset-riset tentang tanaman pangan dan multikultural di Kaltim supaya lebih tepat komoditi apa yang mau dikembangkan, kemudian pola pengembangannya bagaimana,” ungkapnya.
Sebab kalau pasar penjualan tidak perlu di khawatirkan lagi karena apapun yang di tanam tetap akan terserap oleh pasar. Hanya memang menjadi tantangan ialah kemampuan petani untuk melakukan produksi.
Kepala UPTD BBI TPH Pemerintah Provinsi Kaltim Devis Hendra yang turut hadir sebagai mitra kerja menyampaikan ucapan terima kasi karena wakil rakyat Provinsi Kaltim berkenan membersamai kunjungan lapangan.
“Kami terima kasih banyak karena Komisi II DPRD Kaltim berkenan datang, sehingga kita bisa berkeluh kesah menyampaikan uneg kami,” kata Devis.
Devis berharap, Balai Benih ini dapat menjadi titik baik bagaimana pertanian lainnya ke depan bisa juga melakukan riset mandiri untuk kemandirian pangan.
“Kita harap keberadaan Balai Benih bisa menjadi tempat pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat,” kata Devis. (Ar/An/Adv)










.jpg)
