- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Sosbang Nidya Listiyono di Samarinda, Bawah Pesan Saling Menghormati

Keterangan Gambar : Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Nidya Listiyono di Wilayah II Samarinda
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nidya Listiyono pesan ke masyarakat untuk saling hormati perbedaan.
Pesan itu disampaikan Nidya Listiyono saat melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Angkringan Punakawan, Kota Samarinda, Sabtu (25/11/2023).
Nidya Listiyono mengatakan saling menghormati adalah point penting dalam menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Apalah dalam kemerdekaan beragama, sebab menjadi hal masing-masing warga negara.
Baca Lainnya :
- Tenaga Pendidik Didorong Untuk Melek Teknologi0
- Jahidin Ungkap Penyebab Maraknya Konflik Lahan di Kaltim0
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Tanggapi Maraknya Perusahaan Tambang Yang Abaikan Reklamasi0
- Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sampaikan Program Prioritas Menyongsong Pemindahan IKN 0
- Komisi IV DPRD Kaltim Akan Mengawasi Proses Pembayaran Jasa Pelayanan Medis0
"Jadi tak ada diskriminasi dalam soal beragama, apalagi dalam beribada sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," katanya.
Dia mengingatkan, penting saling menghormati gak asasi setiap manusia. Nidya menyampaikan agar masyarakat untuk menjunjung tinggi perbedaan dan menganggap perbedaan itu sebagai hal yang wajar dan bukan menjadi alasan untuk melemahkan satu dengan yang lain.
"Penting saling menghormati, membangun solidaritas dan hidup rukun," ucapnya.
Dia mengungkapkan, megakui dan menghargai kedaulatan rakyat secara demokratis. Negara mengikutsertakan selalu rakyat dalam kehidupan ekonomi, sosial dan budaya.
Dalam kesempatan itu pula, anggota DPRD Kaltim dapil Samarinda itu menegaskan para tokoh masyarakat perlu memberikan teladan yang baik sebagai contoh bagi masyarakat luas. Salah satunya terkait toleransi.
"Seperti tokoh masyarakat harus membangun kesadaran dan memberikan arahan contoh serta tauladan dalam kehidupan yang penuh dengan keharmonisan dan toleransi," terangnya.
Layaknya, sebagai lembaga pendidikan. Menanamkan pemahaman sejak dini bahwa perbedaan bukanlah yang harus dipertentangkan, namun harus menjadi kekuatan yang saling melengkapi.
Selanjutnya, DPRD dan pemerintah melakukan penguatan regulasi serta memastikan penerapannya berjalan sesuai aturan. Dengan sokongan regulasi dan anggaran untuk membentuk badan, struktur dan sistem agar bekerja dalam kehidupan masyarakat mewujudkan nilai-nilai kebhinekaan.
"Harus mengalokasikan dukungan anggaran agar badan dan sistem dapat bekerja dalam kehidupan untuk terwujudnya nilai-nilai kebhinekaan," tutupnya. (adv)










.jpg)
