- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Selain Terjaring OTT KPK, Bupati Langkat Juga Dilaporkan Terkait Perbudakan

ANALOGNEWS.ID - Selain terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dugaan kejahatan yang dilakukan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin yaitu perbudakan terhadap puluhan pekerja kelapa sawit yang dilakukan di rumahnya.
Melansir Liputan6, Ketua pusat studi migrasi Migrant Care , Anis Hidayah mengatakan puluhan orang dipekerjakan oleh Terbit secara tidak manusiawi selama 10 jam, mulai jam 8 pagi sampai jam 6 sore.
Menindak lanjuti laporan terkait dugaan praktik kejahatan itu, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Panca Putra Simanjuntak membenarkan adanya temuan kerangkeng berisi manusia di kediaman Terbit Rencana Perangin Angin, Bupati Langkat yang telah ditangkap KPK.
Baca Lainnya :
- Apa Itu Ransomware? Acak-acak Sistem Keamanan Siber Bank Indonesia 0
- Pemkot Bontang Akan Bangun Mall Pelayanan Publik Berlantai 40
- Daeranhya Dihina, Ini Sikap Koalisi Pemuda Kaltim Terkait Ucapan Edy Mulyadi0
- Pengusaha dan Anggota DPRD di Kaltim Saling Lapor, Mereka Rekan Bisnis 0
- Jokowi Akan Segera Tunjuk Kepala Otorita Ibu Kota Negara Nusantara, Ahok Masuk Salah Satu Kandidat0
Bahkan, Kapolda Sumut mengaku melihat sendiri kerangkeng itu saat dirinya membantu KPK,"Kita mendatangi kediaman pribadi Bupati Langkat, ada tempat menyerupai kerangkeng berisi tiga, empat orang, langsung kita dalami," kata Panca, Senin (24/1/2022) kemarin.
Panca menjelaskan, dari hasil pendalaman yang telah dilakukan, pihaknya mendapatkan informasi jika orang-orang yang dikerangkeng tersebut sedang menjalani proses rahabilitasi kecanduan narkoba.
Dia juga mengatakan, tempat rehabilitasi itu telah ada sejak 10 tahun lalu. Orang yang menjalani rahbilitasi juga dipekerjaian di kebun milik Terbit dan orang yang dipekerjakan sudah mulai membaik.
"Dilihat kemarin itu ada pengguna narkoba yang baru masuk dua hari sebelum OTT. Untuk yang lainnya sedang bekerja di ladang," jelas Panca. (Redaksi/AN)










.jpg)
