- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Daeranhya Dihina, Ini Sikap Koalisi Pemuda Kaltim Terkait Ucapan Edy Mulyadi
Ucapannya Diduga Provokatif dan Mencederai Masyarakat Kalimantan Timur

ANALOGNEWS.ID - Bertempat di salah satu kedai kopi di kawasan Jalan M Yamin Samarinda, puluhan pemuda yang menamakan dirinya Koalisi Pemuda Kaltim, mengeluarkan pernyataan sikap atas kalimat yang dilontarkan caleg gagal salah satu partai, Edy Mulyadi.
Para pemuda yang berasal dari berbagai unsur tersebut, dengan tegas akan melaporkan kasus tersebut ke jalur hukum. Selain itu, Senin (24/1/2022) pagi, mereka akan turun ke jalan menyampaikan sikap secara resmi ke DPRD Kaltim, Kantor Gubernur Kaltim dan ke Polres Samarinda.
Koordinator Lapangan Koalisi Pemuda Kaltim, Fuad Assegaf menyampaikan, ucapan provokatif dan rasis dari Edy Mulyadi dan kawan-kawannya sangat mencederai masyarakat Kaltim. “Kaltim dinyatakan tempat monyet dan jin buang anak. Kami masyarakat Kaltim tidak menerima dan mengutuk keras atas pernyataan yang menghina Kaltim,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Pengusaha dan Anggota DPRD di Kaltim Saling Lapor, Mereka Rekan Bisnis 0
- Jokowi Akan Segera Tunjuk Kepala Otorita Ibu Kota Negara Nusantara, Ahok Masuk Salah Satu Kandidat0
- UU IKN Telah Disahkan, Ibu Kota Negara Akan Dipimpin Kepala Otorita 0
- Google Wajibkan Karyawan Tes Covid-19 Sebelum Masuk Kantor 0
- Presiden Jokowi Pilih \'Nusantara\' Sebagai Nama Ibu Kota Negara yang Baru0
Fuad juga menyampaikan, akan melaporkan kasus ini ke proses hukum atas pernyataannya. Karena itu, pihaknya juga meminta polisi menangkap dan melakukan proses hukum.
“Kami mengimbau agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, dan akan terus mengawal pemindahan ibu kota negara di Kaltim,” tegasnya. Ketua Pemuda Banjar Kaltim Fahrian Nur menambahkan, tidak ada kata maaf bagi Edy Mulyadi. “Silakan meminta maaf. Tapi proses hukum harus dilanjutkan,” tegasnya.
Mereka yang menyatakan sikap dalam Koalisi Pemuda Kaltim itu terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Etam Borneo. Kesmi, Himaija, Pemuda Banjar, FKMKU, FPPPK, IPMAH Samseb, LBAK Kutai, AMPI, Samarinda Berani, AMPG dan berbagai unsur pemuda lainnya. (**)










.jpg)
