- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Samsun Dorong perekonomian Kaltim Agar Ditopang Oleh Berbagai Sektor

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Sektor pertambangan dan energi masih mendominasi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur (Kaltim). Bisa dilihat pada tahun 2022, dimana ekonomi Kaltim meningkat sebesar 4,48 persen dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar 2,55 persen.
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan, peningkatan terjadi pasalnya saat itu, mulai ada peningkatan harga batu bara.
“Sektor batu bara dan mineral mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang luar biasa pada tahun 2021 ke 2022,” ungkap Samsun.
Baca Lainnya :
- Masih Ketergantungan Ternak dari Luar Daerah, Sapto Soroti Potensi Peternakan di Kaltim0
- Puji Dorong Dinkes Percepat Proses Akreditasi Rumah Sakit dan Puskesmas di Kaltim0
- DPRD Bontang Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Lima Raperda0
- DPRD Soroti Penyerapan APBD OPD di Pemkot Bontang Tidak Maksimal0
- Bau Tak Sedap dari Pembuangan Limbah BCM, Warga Melapor ke DPRD0
Lanjut Samsun, hal itu membuktikan, tidak ada alasan bagi Kaltim untuk semakin bertumbuh. Bahkan diprediksi, ekonomi Kaltim akan semakin bertumbuh secara signifikan di tahun 2022 ke 2023. Dengan catatan, leading sektornya masih disitu (batu bara dan mineral).
Ke depannya, kata Legislator Karang Paci itu, sektor-sektor yang substnsi bersifat jangka panjang diharapkan mampu menopang peningkatan ekonomi di Benua Etam.
“Sebab, sektor dengan kategori substansi ini lebih menarik, sehat dan kuat. Maksudnya, tidak rentan terhadap goncangan yang biasanya ditopang hanya satu bidang saja. Banyak sektor-sektor pertumbuhan ekonomi lainnya yang bisa kita genjot untuk Kaltim. Sektor pariwisata, pertanian, jasa dan lainnya juga bisa berperan,” jelasnya.
Samsun menyebut, peluang itu itu harus dioptimalkan. Hanya saja hingga saat ini, dirinya melihat belum ada keseriusan pemerintah ke arah sana.
“Kaltim harus ditopang oleh banyak sektor, bukan dari sektor pertambangan saja. Harus dari sektor yang substansi berkepanjangan. Itu akan membuat ekonomi kita semakin sehat daripada hanya ditopang satu sektor saja,” tuturnya.
Menurut Bendahara DPD PDI Perjuangan Kaltim itu, bahwa sektor seperti pariwisata, pertanian maupun lainnya memiliki peluang yang cukup terbuka luas.
“Sumber daya alam (SDA) kita luas jika ingin mengembangkan sektor pertanian dan wisata. Banyak sektor-sektor di Bumi Etam yang bisa dikembangkan menjelang adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim. Kalau nggak digenjot sekarang, kita ketinggalan,” pungkas Samsun. (Adv)










.jpg)
