- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Rencanana Pengembangan Kota Baru di Palaran, Dinilai Dewan Kaltim Perlu Kajian Mendalam

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Kawasan Palaran, Samarinda, direncanakan menjadi kota baru dan terpisah dari Samarinda. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI pun memberikan respon positif terkait hal.
"Rencana pemekaran ini harus melewati kajian mendalam. Pastinya, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi jika ingin pemekaran itu terjadi," ungkap Anggota DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis, Jumat (10/2/2023).
Kajian mendalam menurut dia yaitu tentang dampak buruk dan positif terhadap pemekaran wilayah kawasan Palaran menjadi Kota Baru. Terkhusus perhitungan untung dan rugi atas seluruh dampak pembangunan.
Baca Lainnya :
- Sikapi Penghapusan Jabatan Gubernur, DPRD Kaltim: Posisi Gubernur Penting0
- UMKM Dominasi Perekonomian Kaltim, Diharapkan Dapat Gantikan SDA0
- Dewan Kaltim Dorong Masifkan Sosialisasi Bahaya HIV DI Kota Bontang0
- Pelaku Usaha Pertambangan Diminta Dewan Kaltim Dihadirkan di Rapat Paripurna0
- Nanda Moeis Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di Makroman0
Nanda tak ingin pembangunan kota baru justru hanya sebatas pembangunan tanpa melewati tahapan kajian secara detail.
"Segala yang diusulkan atau rencana pemerintah harus dilakukan kajian, sehingga langkah yang diambil benar-benar tepat untuk daerah tersebut," jelasnya.
Dengan tanggapan positif dari Bapenas atas rencana pembangunan tersebut, bagi Nanda Pemkot harus siap atas segala kemungkinan yang terjadi. Apalagi, Kota Samarinda masuk sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Ia beranggapan potensi Palaran menjadi kawasan kota baru memiliki keterkaitan dengan kehadiran IKN di Kaltim.
"Pasti ada kaitannya dengan IKN. Jadi harus siap-siap. Mekar tidak mekar yang pasti kita harus bersiap-siap. Mulai dari segi pemerintahan administrasinya," ucapnya. (Ar/Adv)










.jpg)
