- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
UMKM Dominasi Perekonomian Kaltim, Diharapkan Dapat Gantikan SDA

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendominasi dalam perekonomian Kaltim. Bahkan, kini mencapai 90 persen dari perputaran ekonomi yang ada. Hal tersebut lebih tinggi dibanding sektor Sumber Daya Alam (SDA) yang saat ini menjadi primadona.
"UMKM berpotensi menjadi sektor unggul yang akan meningkatkan ekonomi dan mengganti investasi dari SDA. Bahkan saat krisis, UMKM menunjukkan kuasanya," ungkap, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kaltim, Elly Hartati Rasyid, (7/2/2023).
Besarnya potensi yang mampu mendongkrak perekonomian di Kaltim ini, diharapkan Elly agar Pemprov mampu mengembangkan, melindungi dan menjaga keberadaan UMKM.
Baca Lainnya :
- Dewan Kaltim Dorong Masifkan Sosialisasi Bahaya HIV DI Kota Bontang0
- Pelaku Usaha Pertambangan Diminta Dewan Kaltim Dihadirkan di Rapat Paripurna0
- Nanda Moeis Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di Makroman0
- Alokasi Anggaran Pertanian Minim, DPRD Kaltim Sentil Visi Gubernur \'Kaltim Green\'0
- Pemprov Diminta Dewan Kaltim Persiapkan Infrastruktur Pembangunan SDM0
Menurutnya, Sektor UMKM bisa terus dikembangkan dan dapat menjadi pijakan serta sandaran ekonomi sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada sektor sumber daya alam yang dampak lingkungannya juga sangat besar bagi masyarakat.
Bahkan ia mengungkapkan jika UMKM telah kuat maka produk yang digunakan sehari-hari dan yang dikonsumsi masyarakat itu bisa diperoleh dengan mudah.
"Kita akan mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung pada bahan impor dan bahan produk luar," pungkasnya. (Ar/Adv)










.jpg)
