- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Penyediaan Pupuk Subsidi Tingkatkan Produktivitas Petani
.jpg)
Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun hingga saat ini terus konsisten mendorong pengembangan sektor pertanian.
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun hingga saat ini terus konsisten mendorong pengembangan sektor pertanian. Dia mengharapkan supaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dapat menyediakan regulasi tentang penyediaan pupuk subsidi.
Samsun mengungkapkan langkah yang sangat dimungkinkan untuk dilakukan mengenai pendistribusian pupuk kepada para petani di Kaltim untuk meningkatkan produktifitas produksi pertanian.
"Pendistribusian pupuk bersubsidi hal yang paling memungkinkan kita lakukan dalam upaya peningkatan produktifitas, pupuk subsidi sangat sulit didapatkan oleh petani, coba pemerintah mulai memikirkan hal itu," ucapnya, Minggu (5/3/2023).
Baca Lainnya :
- Realisasi Pembangunan Bendungan Telake Berpotensi Tingkatkan Program Pertanian0
- Komisi III Belum Terima Hasil Fasilitasi Kemendagri Terhadap Pencabutan Dua Perda0
- Pengesahan RTRW Kaltim Dijadwalkan Pertengahan Maret 20230
- Lahan Pertanian Menjadi Lebih Luas di Dokumen RTRW Terbaru0
- Tambang Pasir di Kubar Rugikan Para Nelayan0
Menurutnya mengenai hal itu Pemprov Kaltim dinilai sangat mampu dari segi kekuatan anggaran, apabila Pemerintah Pusat tidak menurunkan program pupuk bersubsidi, Pemprov Kaltim dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp17,2 triliun bisa merealisasikan program penyaluran pupuk bersubsidi.
"Kalau Pemerintah Pusat tidak bisa memberikan program pupuk bersubsidi pemprov mampu kok memberikan pupuk subsidi, anggaran kita besar kok, kenapa tidak bisa?" Jelasnya.
Terlebih mengenai penyaluran distribusi yang tepat sasaran juga mesti dijamin oleh Pemprov Kaltim agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya guna mendukung peningkatan produktifitas pertanian. "Itu yang paling tepat jika kita mau konsen dalam upaya peningkatan itu," tutupnya. (Ar/Adv)










.jpg)
