- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pekan Depan Komisi III DPRD Bakal Lakukan Peninjauan Pembangunan Kelas di SMPN 1 dan 2

Keterangan Gambar : Amir Tosina, Etua Komisi III DPRD Bontang. (L)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Komisi III DPRD Bontang berencana melakukan kunjungan ke SMPN 1 dan SMPN 2 Kota Bontang
Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Bontang kepada awak media beberapa waktu lalu.
Amir Tosina mengatakan, peninjauan ini untuk mengevaluasi proyek pembangunan ruang kelas baru yang hingga saat ini belum terselesaikan.
Baca Lainnya :
- DPRD Bontang Panggil SPBU dan Pertamina, Pertanyakan Soal Kelangkaan BBM Solar Subsidi0
- Komisi I DPRD Bontang Mediasi Perselisihan Tenaga Kerja dan Perusahaan0
- Antisipasi Potensi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru, Dewan Bakal Gelar Raker dengan OPD0
- Hindari Investasi Bodong, Ketua DPRD Bontang Minta Warga Tak Gampang Tergiur Untung Besar0
- Klinik Satelit 3 RS PKT Tak Layani Pasien BPJS, Dewan Panggil Semua Pihak0
"Rencana pekan depan kami akan melakukan kunjungan untuk mempertanyakan kenapa bisa belum selesai. Apa yang menjadi kendala? nanti akan kita dengar dari kontraktor," ujarnya.
Politisi Partai Gerindra ini menyebut jika sisa waktu kontrak sudah mendekati tenggang waktu yang telah ditentukan, yaitu 11 Desember.
"Kalau memang mau nantinya pekerjaan tersebut di sub sebenarnya boleh saja yang penting materialnya sesuaidengan spesifikasi perencanaan awal," ucapnya.
Diketahui, proyek pembangunan di dua sekolah ini difokuskan pada penambahan 12 ruang kelas di masing-masing sekolah. Bangunan baru in memiliki tiga lantai, dengan tiga rang kelas sebelumnya telah dibongkar.
Anggaran yang dialokasikan untuk SMPN 1 sebesar Rp6,6 miliar, dikerjakan oleh CV Amra Mandiri. Sementara itu, SMPN 2 dengan nilai penawaran Rp6,8 miliar ditangani oleh kontraktor pemenang tender, yaitu CV Maraja Putra Mandiri. (*)










.jpg)
