- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim Akan Sambangi Polda Kaltim

Keterangan Gambar : Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim berencana akan menyambangi Polda Kaltim untuk menindaklanjuti persoalan 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim berencana akan menyambangi Polda Kaltim untuk menindaklanjuti persoalan 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu.
Wakil Ketua Pansus, M Udin mengatakan Udin sejauh ini telah berkomunikasi dengan aparat kepolisian, hasilnya Polda Kaltim telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya menelusuri dalang dibalik kasus 21 IUP palsu.
"Berkaitan dengan 21 IUP palsu yang akan kita tanyakan. Kita ingin menindaklanjuti berbagai perkembangan di dinas sebelum kita melakukan kunjungan ke Polda Kaltim," katanya, Senin (6/2/2023).
Baca Lainnya :
- Pansus RTRW Minta Perpanjangan Masa Kerja Tiga Bulan0
- Menyambut IKN, Kukar Diusulkan Jadi Wilayah Pengembangan Kuliner0
- Dewan Kaltim Dorong Pelaksanaan Sertifikasi di Dunia Pendidikan 0
- Pansus IP Temukan Dugaan Kerugian Negara Capai Rp199 Miliar Akibat Tambang Ilegal0
- Keluarga Diharap Jadi Pengayom, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Sebut Pengawasan Anak Harus Diperk0
Dari perkembangan kasus 21 IUP palsu yang belum mendapatkan titik terang itu, pihaknya mengusulkan agar mendapatkan perpanjangan waktu, Udin berkomitmen akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas sebab persoalan ini dinilai sangat krusial yang menyebabkan kerugian banyak pihak.
"Makanya kita akan bergerak terus untuk mencari benang merahnya," tutup dia. (Ar/Adv)










.jpg)
