- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Minta Pemprov Tegaskan Jangan Ada Perusda \'Tidur\'

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk memperhatikan perusahaan daerah (Perusda) yang sampai saat ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap keuntungan daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono menilai Pemprov Kaltim perlu tegas terhadap Perusda yang saat ini kurang menguntungkan bagi daerah atau terbilang sedang tidur, sehingga dinilai tidak memiliki gerakan yang massif agar gerak Perusda dapat sesuai harapan.
Ia memberikan usul agar Pemprov dapat melakukan revitalisasi atas Perusda yang sedang lowong posisi pimpinan dan tidak ada program kegiatan yang mampu memberikan pendapatan daerah.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Kaltim Dukung Wacana Pengadaan Kereta Api, Tetapi Minta Infrastruktur Jalan Tetap Diperha0
- Seno Aji Ingatkan Warga Taat Bayar Pajak0
- Meski Sempat Tertunda, Pembangunan Tiga Rumah Sakit Dilanjutkan Tahun Ini0
- Nidya Listiyono Sayangkan Bappeda Kaltim Pesimistis Menyangkut Target APBD 20240
- Ketua Dewan Kaltim Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Daerah Sekitar IKN0
"Ada juga perusda yang tidak memiliki kantor. Jadi kami minta pemprov dapat konsen di bidang itu," ucapnya, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/3/2023).
Alasannya menyuarakan hal itu, yakni guna mengawal kepentingan daerah, belum lagi perusda-perusda seperti itu juga rutin menerima penyertaan modal dari Pemprov Kaltim yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), harusnya dapat menghasilkan keuntungan yang sebanding pula untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Termasuk beberapa kasus yang pernah terjadi mengenai kasus korupsi yang justru dilakukan oleh pejabat purna pimpinan salah satu perusda di Benua Etam, seharusnya kejadian itu menjadi pukulan keras kepada pemprov agar semakin selektif dalam memilih pejabat yang akan diamanahkan sebagai unsur pimpinan perusda.
"Harus sangat berhati-hati dalam menyeleksi pejabat perusda, karena kita ketahui bersama beberapa waktu lalu ada mantan pimpinan salah satu perusda yang tersandung kasus korupsi, ini harus jadi perhatian," ungkapnya.
Dari keluhan yang disampaikan terhadap kinerja perusda, DPRD berharap sejumlah badan usaha dibawah naungan Pemprov Kaltim dapat memberikan manfaat terutama untuk masyarakat. (Ar/An/Adv)










.jpg)
