- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Program Gratispol: Wujud Nyata Penguatan Toleransi dan Kerja Sosial

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud menyambut baik pelaksanaan program Gratispol (Gerakan Terpadu Spiritualitas dan Solidaritas Sosial) yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim di CSC Bukit Pelangi, Minggu (13/7/2025). Ia menilai program ini sebagai langkah nyata memperkuat semangat keberagaman, toleransi antarumat beragama, dan penghargaan terhadap kerja sosial yang sering luput dari sorotan.
Program Gratispol menghadirkan berbagai bentuk apresiasi seperti ibadah umrah, perjalanan religi, dan insentif Jospol (Jaring Orang Sadar Pola Hidup Religius dan Sosial) bagi para guru agama, marbot masjid, serta penjaga rumah ibadah non-muslim. Menurut Hasanuddin, inisiatif ini merupakan bentuk penghargaan yang tidak hanya simbolik, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan para pejuang nilai spiritual dan sosial di masyarakat.
“Saya bangga melihat bagaimana Pemerintah Provinsi menghadirkan penghargaan yang menyentuh langsung mereka yang selama ini bekerja dalam senyap menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial,” ujarnya seusai menghadiri penyerahan penghargaan bersama sejumlah Anggota DPRD Kaltim.
Baca Lainnya :
- MTQ ke-45 Kaltim Resmi Dibuka, Ketua DPRD: Momentum Perkuat Nilai Keagamaan0
- Tinjau Biduk-Biduk, Dorong Pengembangan Wisata Kelas Dunia di Berau0
- DPRD Kaltim Dukung Perekrutan SPPI, Dorong Percepatan Realisasi Program Gizi Gratis Nasional0
- DPRD Kaltim Dukung Perpanjangan MPLS: Momentum Bangun Karakter Siswa Sejak Awal0
- DPRD Kaltim Dukung Aspirasi PMII soal Penghapusan Piutang KPC, Minta Proses Hukum Dikedepankan0
Hasanuddin menilai program ini sebagai refleksi dari perhatian serius terhadap pelaku pendidikan keagamaan dan penjaga moral komunitas di tengah tantangan sosial yang kian kompleks. Ia mendorong agar program seperti Gratispol terus dijalankan secara berkelanjutan dan diperluas jangkauannya.
“Penghargaan kepada marbot dan penjaga rumah ibadah lintas agama mencerminkan keinginan kuat kita untuk terus menjaga toleransi dan memperkuat harmoni sosial di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para penerima program Jospol dari kalangan guru serta pekerja keagamaan. Momentum ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil dalam membangun peradaban yang inklusif dan religius. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
