- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim

Keterangan Gambar : Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
ANALOGNEWS.id - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menuai pengakuan di tingkat provinsi. Konsistensi daerah ini dalam membangun infrastruktur mengantarkan Kutim meraih Penghargaan Arindama Bidang Pembangunan Infrastruktur pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara resmi di Lapangan Stadion Kadrie Oening, Samarinda, Jumat, 9 Januari 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan dihadiri para kepala daerah se-Kaltim.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman hadir menerima langsung penghargaan itu. Ia menyebut capaian tersebut mencerminkan arah kebijakan pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur.
Baca Lainnya :
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi0
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 20270
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah0
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas0
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting0
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya yang kami lakukan mulai menunjukkan hasil dan dinilai positif di tingkat provinsi,” kata Ardiansyah.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur di Kutim tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik. Pemerintah daerah juga menekankan pembukaan akses, penguatan konektivitas antardaerah, serta pemenuhan layanan dasar, termasuk bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Kutim memang memfokuskan anggaran dan kebijakan untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur. Prioritas diarahkan pada pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, jembatan, fasilitas publik, serta sarana penunjang aktivitas ekonomi warga.
Ardiansyah menambahkan, pada tahun sebelumnya Kutim meraih penghargaan di bidang pemuda dan olahraga. Tahun ini, perhatian provinsi bergeser ke sektor infrastruktur yang dinilai sebagai kebutuhan paling mendesak.
“Pemuda dan olahraga tetap penting. Namun saat ini kami sedang mengakselerasi penyelesaian infrastruktur, dan Alhamdulillah mendapat pengakuan,” ujarnya.
Pada kategori pemuda dan olahraga, Kutim tahun ini berada di posisi kedua. Meski demikian, Ardiansyah menilai capaian tersebut menunjukkan stabilitas kinerja pembangunan lintas sektor.
Penghargaan Arindama Bidang Infrastruktur diberikan kepada daerah yang dinilai memiliki perencanaan matang, pelaksanaan pembangunan berkelanjutan, serta dampak nyata bagi masyarakat.
Bagi Pemkab Kutim, penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan agar tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan.
“Ini bukan titik akhir, melainkan pengingat bahwa tanggung jawab kita semakin besar untuk menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ardiansyah. (*)










.jpg)
