- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Gelar Konferensi Pers, Masyarakat Sebut PKT Banyak Kontribusi Bagi Kota Bontang

ANALOGNEWS.id - Masyarakat bufferzone PT. Pupuk Kalimantan Timur (PKT) yang terdiri dari warga Kelurahan Bontang Kuala, Tanjung Limau, Loktuan dan Guntung membuat pernyataan sikap terkait aksi demonstrasi yang menuntut PT Pupuk Kaltim pada Senin, (1/8/2022).
Kelompok masyarakat ini bersama Ketua Lembaga Adat Guntung, Darmawi dan Ketua Lembaga Adat Bontang kuala Yusran serta beberapa organisasi masyarakat (Ormas) seperti, Gepak, BAKUDA, IPBK, MBKB, Jubah Hitam, dan Kopastis mengadakan konferensi pers di Batavia Cafe, Bontang Kuala pada Selasa (02/08/2022).
Dalam konferensi pers itu, mereka menyatakan sikap sebagai warga bufferzone tidak pernah merasa menggugat PT Pupuk Kaltim.
Baca Lainnya :
- 25 Pegawai DLH Bontang Tandatangan Fakta Integritas WBK dan WBBM0
- Masyarakat Demo Pupuk Kaltim, Jajaran Direksi Absen Berkantor0
- Tercemar Ringan, DLH Imbau Masyarakat Tak Buang Limbah ke Sungai0
- Hasil Pantauan IKA Sungai DLH, Masih Sesuai Standar Baku Mutu0
- Jaga Kualitas Air, DLH Bontang Rutin Pantau IKA0
Ketua Ormas Banjar Kutai Dayak (BAKUDA) Syahrian mengatakan sangat prihatin terkait aksi yang dilakukan kelompok masyarakat yang menggunakan nama bufferzone. Menurutnya, aksi-aksi seperti ini dapat mengganggu aktivitas perusahaan.
Dalam pertemuan itu juga ketua umum Ormas Banjar Kutai Dayak (BAKUDA) Menyampaikan pernyataan sikap, Syahrian mengatakan kami prihatin terkait adanya aksi Bufferzone Menggugat jilid 2 karena bisa mengganggu aktivitas produksi perusahaan.
"Tapi kembali lagi, itu hak mereka untuk menuntut dan menyuarakan pendapat," katanya.
Dia menyampaikan, dirinya sebagai warga lokal sangat mendukung adanya aktivitas Pupuk Kaltim di Bontang. PKT kata dia merupakan aset daerah dan aset negara yang mempunyai peran penting dalam pembangunan Kalimantan Timur, khususnya Kota Bontang.
Dia juga mengatakan, bantuan PKT melalui program CSR sangat banyak membantu masyarakat.
"Kalau tidak ada PKT, kita tidak bisa seperti sekarang," ujarnya.
Senada, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bontang, Jafar juga menyampaikan jiga kehadiran PKT selama ini memberi manfaat yang sangat besar terhadap masyarakat Kota Bontang.
"Bantuan kepada kami (nelayan) sangat besar," kata Ja'far.
Dia bilang, hubungan perusahaan dengan para nelayan selama ini sangat erat. Bahkan, kata dia nelayan selalu mendapat bantuan dari PKT. Menurutnya, aksi yang menuntut Pupuk Kaltim itu tidak mewakili seluruh masyarakat bufferzone.
"Setiap kegiatan kami selalu dibantu kok," imbuhnya. (Ar/An)










.jpg)
