- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Jaga Kualitas Air, DLH Bontang Rutin Pantau IKA

Keterangan Gambar : Syapriansyah, Kepala Bidan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Bontang saat ditemui diruang kerjanya, Senin (1/8/2022). - Amril
ANALOGNEWS.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang secara rutin memantau kualitas air sungai di Kota Bontang. Hal ini dilakukan guna memastikan indeks kualitas air (IKA) sungai sesuai standar baku mutu atau tidak.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Bontang Syapriansyah, mengatakan dalam setahun pihaknya melakukan pemantauan air sungai paling sedikit dua kali.
"Ini kita pantau paling tidak 6 bulan sekali," kata Syapriansyah saat ditemui diruang kerjanya, Senin (1/8/2022).
Baca Lainnya :
- DLH Bontang Manfaatkan Sampah Organik di TPA Jadi Kompos0
- Gelar Aksi Jilid II, Masyarakat Bufferzone Bawah 8 Tuntutan untuk Pupuk Kaltim0
- Kalapas Bontang Tepis Dugaan Kekerasan Terhadap WBP0
- Mardani H Maming Resmi Jadi Tersangka0
- Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Simpan 22 Paket Sabu di Jok Motor0
Dia menjelaskan, dalam proses pemantauan itu, petugas dari DLH akan diturunkan untuk mengambil sampel di beberapa titik disepanjang sungai Bontang.
Kemudian, sampel yang telah diambil guna mengetahui Indeks Kualitas Air (IKA) sungai yang ada di Kota Bontang. Biasanya, kata dia petugas akan mengambil sampel di 9 hingga 10 titik.
Selanjutnya, sampel tersebut akan dibawah ke laboratorium baristan milik Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur.
"Sampel ini dibawah ke Samarinda untuk diuji," ujarnya Syapriansyah.
Dari hasil uji lab sampel kata dia, DLH Kota Bontang akan mengambil tindakan jika ada ditemui titik yang mengalami pencemaran. Hingga saat ini kata dia, masih dalam keadaan normal atau masih sesuai dengan standar baku mutu.
"Selama ini masih aman, hanya pencemaran ringan dari limbah rumah tangga," ungkapnya. (Ar/An)










.jpg)
