- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Gedung Pandurata RSUD AW Syahranie Potensi Tak Selesai di 2022

Keterangan Gambar : Foto : Anggota Komisi III DPRD Kaltim H Baba (Ar)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Pembangunan Gedung Pandurata di RSUD AW Syahranie, Samarinda yang dikerjakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berpotensi tak selesai di tahun 2022 ini.
Penyebab terlambatnya prosesi pembangunan gedung Pandurata ini disinyalir akibat terlambatnya proses lelang di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setdaprov Kaltim.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim H Baba mengatakan rencana kegiatan pembangunan gedung 100 persen dialokasikan Rp 158 miliar dengan spesifikasi 8 lantai bertingkat. Sayangnya melihat masa pengerjaan yang tak memungkinkan maka sempat dilakukan evaluasi sehingga alokasi anggaran serta perencanaannya dikurangi menjadi Rp 90 miliar dengan spesifikasi 6 lantai.
Baca Lainnya :
- DPRD Katim Berencana Bentuk Pansus Pembahas Raperda Perubahan RTRW 2022-20240
- Ismail Bolong Mengaku Setor ke Petinggi Polri Terkait Pengamanan Tambang Ilegal di Kaltim0
- Hujan Semalaman, Sejumlah Ruas Jalan di Bontang Terendam Banjir0
- Pengedar Sabu Di Berbas, Bontang Kembali Ditangkap Polisi0
- 487 Peserta Mengikuti Seminar Nasional K3 yang Digelar Prodi Teknik Industri Unmul Kerjasama PEI 0
"Dievaluasi itu dikerjakan saja dulu 6 lantai kemudian nantinya akan dilanjutkan hingga pada perencanaan 100 persen," terang H Baba, Selasa (23/8/2022).
Melihat kurun waktu yang ada, Politikus PDI Perjuangan ini pesimis jika hal itu tetap dipaksakan untuk dapat dikerjakan pada tahun ini.
"Idealnya pengerjaan dilakukan pada tahun anggaran 2023, lantaran dikhawatirkan berpotensi menjadi proyek mangkrak," jelasnya. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
