- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
487 Peserta Mengikuti Seminar Nasional K3 yang Digelar Prodi Teknik Industri Unmul Kerjasama PEI

ANALOGNEWS.id - Universitas Mulawarman melalui Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI) menggelar seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Seminar digelar di gedung Hexagon Fakultas Teknik Universitas Mulawarman yang dilakukan secara hybrid online dan offline mengusung tema "Implementasi K3 dalam meningkatkan produktifitas di era New Normal". Kamis, (06/10/2022).

Baca Lainnya :
- POIS 2022 Resmi Dibuka, Puluhan Insan Pers Bontang Adu Ketangkasan0
- Bersiap, Penerbangan Langsung Pulau Jeju Korsel - Manado Hadir Desember 0
- Film Karya Putra Daerah Tayang Perdana, Bupati Kukar Beri Dukungan Penuh 0
- Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah, Sebarannya Merata ke Semua Kabupaten/Kota 0
- Siap-siap, Harga BBM Subsidi Bakal Naik0
Ketua panitia Ir. Suwardi gunawan, ST. mengatakan, seminar nasional masih dalam rangka Dies Natalies Fakultas Teknik yang Ke 19. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terkait dari K3 kepada kalangan mahasiswa dan akademisi.
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan hal terpenting dalam dunia kerja, karena menyangkut segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
"Semoga ini bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi peserta", ungkap Suwardi.
Sebanyak 487 peserta yang ikut dalam seminar tersebut, terdiri dari kalangan Mahasiswa, Dosen dan praktisi. Selain itu, mengundang narasumber dari kalangan Praktisi, akademisi serta pemerintah.
"Diharapkan dari kolaborasi narasumber selain dari tambahan keilmuan, kita dapat mendapat perspektif baru terkait dari implementasi K3", kata Suwardi. (Amril)










.jpg)
