- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
487 Peserta Mengikuti Seminar Nasional K3 yang Digelar Prodi Teknik Industri Unmul Kerjasama PEI

ANALOGNEWS.id - Universitas Mulawarman melalui Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI) menggelar seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Seminar digelar di gedung Hexagon Fakultas Teknik Universitas Mulawarman yang dilakukan secara hybrid online dan offline mengusung tema "Implementasi K3 dalam meningkatkan produktifitas di era New Normal". Kamis, (06/10/2022).

Baca Lainnya :
- POIS 2022 Resmi Dibuka, Puluhan Insan Pers Bontang Adu Ketangkasan0
- Bersiap, Penerbangan Langsung Pulau Jeju Korsel - Manado Hadir Desember 0
- Film Karya Putra Daerah Tayang Perdana, Bupati Kukar Beri Dukungan Penuh 0
- Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah, Sebarannya Merata ke Semua Kabupaten/Kota 0
- Siap-siap, Harga BBM Subsidi Bakal Naik0
Ketua panitia Ir. Suwardi gunawan, ST. mengatakan, seminar nasional masih dalam rangka Dies Natalies Fakultas Teknik yang Ke 19. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terkait dari K3 kepada kalangan mahasiswa dan akademisi.
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan hal terpenting dalam dunia kerja, karena menyangkut segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
"Semoga ini bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi peserta", ungkap Suwardi.
Sebanyak 487 peserta yang ikut dalam seminar tersebut, terdiri dari kalangan Mahasiswa, Dosen dan praktisi. Selain itu, mengundang narasumber dari kalangan Praktisi, akademisi serta pemerintah.
"Diharapkan dari kolaborasi narasumber selain dari tambahan keilmuan, kita dapat mendapat perspektif baru terkait dari implementasi K3", kata Suwardi. (Amril)










.jpg)
