- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dukung Export Center Balikpapan sebagai Pusat Pemberdayaan UMKM

Keterangan Gambar : Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra. (Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra, menghadiri peresmian Export Center Balikpapan di Gedung Galeri UMKM Balikpapan, Jumat (1/8/2025). Kehadirannya menegaskan komitmen DPRD Kaltim dalam memperkuat sektor ekspor daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Peresmian Export Center Balikpapan dirangkaikan dengan peluncuran Export Center Batam secara daring oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso. Acara ini turut dihadiri jajaran Kementerian Perdagangan, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud beserta istri yang juga anggota Komisi VI DPR RI, Syarifah Suraidah Harum, serta unsur Forkopimda Kaltim. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau, Novianto, bergabung secara daring.
Nurhadi menilai Export Center Balikpapan merupakan langkah konkret dalam membangun fondasi ekspor yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menekankan fasilitas tersebut bukan hanya infrastruktur, melainkan ruang strategis bagi UMKM Kaltim untuk belajar, berinovasi, dan memperluas jejaring pasar.
Baca Lainnya :
- Ketua Komisi III DPRD Kaltim Apresiasi Pembukaan Kajati Kaltim Cup 20250
- Ketua DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Usulkan Limbah Sawit Jadi Pakan Alternatif0
- Wacana Pembentukan Kabupaten Kutai Utara Menguat, DPRD Kaltim Sebut Aspirasi Panjang Masyarakat 0
- DPRD Kaltim Desak Percepatan Sertifikasi Aset dan Legalisasi Lahan Masyarakat0
- DPRD Kaltim Desak KPAD Mandiri, Kunci Wujudkan Provinsi Layak Anak0
“Kaltim harus bergerak cepat. Transformasi UMKM menuju pasar ekspor adalah langkah strategis untuk memperluas akses pasar, membuka lapangan kerja, dan menjadikan Kalimantan Timur dikenal dunia melalui produk unggulannya,” ujar politisi PKB tersebut.
Nurhadi juga mengajak pelaku usaha lokal memanfaatkan Export Center Balikpapan secara optimal, tidak sekadar sebagai etalase produk, tetapi juga pusat pendampingan dan pemberdayaan berkelanjutan. DPRD Kaltim melalui Komisi II, lanjutnya, siap mengawal kebijakan ekspor daerah, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan UMKM mendapatkan dukungan nyata dalam menghadapi tantangan pasar global. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
