- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPRD Aplaus Operasi Timbang dalam Menekan Angka Stunting

Keterangan Gambar : Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin. (L)
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Operasi Timbang untuk anak yang digelar serentak Pemerintah Kota Bontang pada 9-13 November 2023 lalu di apresiasi dewan.
Diketahui, palaksanaan program serentak dilakukan di 121 Posyandu yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Taman.
Pelaksanaanya terdiri dari satu hari penimbangan berat badan, dan hari-hari selanjutnya dilanjutkan dengan pencarian sasaran yang tidak sempat hadir di hari pelaksanaan.
Baca Lainnya :
- Pelajar Sering Bolos, Rusli Minta Pemerintah Lakukan Pembinaan Serius0
- Ratusan Kader FSPKEP Bontang Gelar Aksi Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Upah 15 Persen0
- Uji Kir Berdampak ke Peningkatan PAD, DPRD Bontang Desak Dishub Segera Operasikan 0
- Hasanuddin Mas\'ud Pertanyakan Keterwakilan Masyarakat Kaltim di IKN0
- Nidya Listiyono Soroti Kasus Penggelapan Dana TPP di Rumah Sakit 0
Pemerintah menyasar seluruh bayi dan balita yang dikategorikan mengalami gangguan tumbuh kembang lantaran kekurangan gizi kronis atau lebih dikenal dengan istilah stunting.
Sebelum pelaksanaan operasi timbang dilaksanakan, Komisi I terlebih dahulu memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkoordinasi terkait penanganan stunting di Kota Taman.
OPD yang dipanggil antara lain Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM). Dalam rapat itu, para wakil rakyat tersebut meminta setiap OPD menjabarkan startegi pelaksanaan penanganan stunting baik yang sudah berjalan maupun yang akan dilaksanakan.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Jamila Suyuthi mengatakan, kegiatan Operasi Timbang yakni mengkampanyekan kepada para orang tua yang memiliki bayi dan balita, agar datang ke posyandu.
Dalam pelaksanaannya, selain ditangani para kader posyandu, Dinkes Bontang juga melibatkan mahasiswa Kesehatan yang saat ini sedang menjalani masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bontang.
Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin menyampaikan dukungannya pada kegiatan itu. Dia bilang, terobasan yang melibatkan seluruh kompenen kelurahan hingga RT ini sangat bermanfaat dengan memberdayakan kader-kader yang sydah mendapatkan pembekalan, terkhusus kader posyandu.
“Tentu ini sangat kami dukung karena menjadi salah satu cara menekan angka stunting di Bontang. Apalagi sistem laporannya juga sudah canggih dan berbasis digital. Tentu hal itu sangat efektif untuk menghimpun data yang valid di lapangan,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)










.jpg)
