- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dorong Nilai Tambah Daerah, DPMPTSP Kawal Penuh Investasi Pabrik Sabun di Bontang Lestari

ANALOGNEWS.id, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kembali menunjukkan komitmennya menjadi kota yang ramah investasi dengan mempercepat seluruh proses perizinan pembangunan pabrik sabun berbahan baku turunan Crude Palm Oil (CPO) di kawasan industri Bontang Lestari.
Proyek yang digagas investor tersebut masuk dalam kategori hilirisasi industri berorientasi nilai tambah, sehingga diprioritaskan untuk dipercepat. Pabrik baru ini merupakan pengembangan dari kegiatan PT Energi Unggul Persada (EUP) yang selama ini beroperasi di kawasan industri tersebut.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa percepatan izin bukan sekadar rutinitas pelayanan, tetapi bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat sektor industri pengolahan.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Perkuat Reformasi Perizinan Lewat 35 Standar Pelayanan Baru0
- Fitur OSS-RBA Bermasalah, Perizinan Usaha di Daerah Tersendat0
- DPMPTSP Bontang Wajibkan Perusahaan Besar Bermitra dengan UMKM0
- Bontang Utara Mendominasi Investasi Serap Hingga Rp785,97 miliar atau 95 Persen0
- Simbol Transformasi Birokrasi Modern, Semua Layanan Kini Terpusat di MPP Bontang0
“Setiap investasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah akan kami kawal dari awal hingga tuntas. Kami ingin memastikan proyek ini dapat berjalan tanpa hambatan,” jelas Aspiannur.
Menurutnya, percepatan bisa dilakukan karena lokasi pembangunan berada di kawasan industri yang telah memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).
Dengan status tersebut, investor tidak perlu lagi mengikuti proses panjang penyesuaian tata ruang, sehingga alur perizinan dapat langsung diarahkan pada tahap teknis berikutnya.
Tahap berikutnya adalah pengurusan Perizinan Bangunan Gedung (PBG). DPMPTSP memastikan tim teknis siap mendampingi seluruh proses mulai dari konsultasi desain, verifikasi dokumen, hingga penerbitan izin final.
“Pendampingan diberikan penuh. Targetnya, izin selesai tepat waktu sehingga tidak menghambat jadwal pembangunan,” tambahnya.
Pemkot Bontang menilai proyek ini strategis karena membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Pabrik sabun berbasis CPO tidak hanya membuka peluang lapangan kerja baru, tetapi juga memperkuat aktivitas industri di Bontang Lestari dan memperluas mata rantai hilirisasi.
Dengan percepatan perizinan ini, pemerintah berharap pembangunan pabrik dapat segera direalisasikan dan menjadi bagian dari transformasi industri daerah.
“Yang terpenting, investasi ini memberi manfaat bagi masyarakat, memperkuat sektor industri, dan mendorong Bontang sebagai kota yang siap menyambut gelombang hilirisasi,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
