- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bontang Utara Mendominasi Investasi Serap Hingga Rp785,97 miliar atau 95 Persen

Keterangan Gambar : Bontang Utara Mendominasi Investasi Serap Hingga Rp785,97 miliar atau 95 Persen
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Realisasi investasi di Kota Bontang pada Triwulan III Tahun 2025 mencapai Rp821,53 miliar, atau sekitar 75,85 persen dari target tahunan sebesar Rp2,5 triliun.
Namun, data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menunjukkan bahwa sebaran investasi antar wilayah masih sangat timpang, dengan Bontang Utara mendominasi realisasi.
Bontang Utara menyerap investasi sebesar Rp785,97 miliar, atau 95,67 persen dari total realisasi triwulan ini. Sementara itu, Bontang Selatan hanya mencatat Rp35,23 miliar (4,28 persen), dan Bontang Barat jauh di bawah dengan Rp337,7 juta (0,04 persen). Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur, menegaskan bahwa dominasi Bontang Utara tidak lepas dari konsentrasi kawasan industri kimia dan energi di wilayah tersebut.
Baca Lainnya :
- Simbol Transformasi Birokrasi Modern, Semua Layanan Kini Terpusat di MPP Bontang0
- Tingkatkan Akuntabilitas Layanan Publik, DPMPTSP Bontang Terapkan Sistem Digital Perizinan Event0
- DPMPTSP Bontang Mulai Tertibkan Sektor Kafe, Dorong Pelaku Usaha Segera Urus NIB0
- DPMPTSP Bontang Permudah Izin Pameran dan Hiburan, Semua Proses Kini Serba Digital0
- Pastikan Perizinan Tak Tersendat Lagi, DPMPTSP Bontang Bakal Tinjau Vihara0
“Struktur ekonomi kita saat ini masih bertumpu pada sektor industri besar di Bontang Utara. Untuk pemerataan ekonomi, kita perlu mengembangkan kawasan usaha di wilayah lain agar dampaknya dirasakan secara merata,” ujar Aspiannur.
Dari sisi sumber investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp789,1 miliar atau 96,05 persen, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp32,43 miliar atau 3,95 persen. Selama periode tersebut, tercatat 206 pelaku usaha non-UMK menjalankan 330 proyek, yang menyerap 307 tenaga kerja Indonesia dan 10 tenaga kerja asing.
Sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi menjadi pendorong utama PMDN dengan kontribusi 93,20 persen, sedangkan sektor terbesar PMA adalah perumahan dan kawasan industri senilai 68,83 persen.
Aspiannur menambahkan, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kemudahan berusaha serta memperluas sebaran investasi ke seluruh wilayah Bontang. Tujuannya adalah menciptakan pertumbuhan yang inklusif, tidak hanya mengejar angka realisasi, tetapi memastikan manfaat ekonomi dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
“Target investasi penting, tapi yang lebih utama adalah pertumbuhan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)










.jpg)
