- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Car Free Day Perdana di Muara Jawa, Rendi Solihin: Sejarah Baru bagi Kawasan Pesisir Kukar

Keterangan Gambar : Car Free Day Perdana di Muara Jawa, Kutai Kartanegara.
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG- Minggu (15/9/2024) pagi, suasana Kecamatan Muara Jawa tampak berbeda dari biasanya. Ribuan orang tumpah ruah memenuhi jalanan sejak matahari baru saja terbit.
Jalan-jalan yang biasanya dipadati kendaraan bermotor, hari itu bersih dari suara deru mesin.
Sebagai gantinya, tawa riang, obrolan hangat, dan suara langkah kaki menyemarakkan udara pagi.
Baca Lainnya :
- Perdana Car Free Day di Muara Jawa, Wabup Kukar Ajar Masyarakat Budayakan Berolahraga0
- Neni Moerniaeni Diperiksa 3 Jam di Polres Bontang Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik0
- Calon Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres0
- Polres Bontang Tangkap Dua Pengedar Sabu di Loktuan, Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba0
- Asti Mazar: Perjuangan Perempuan di Tengah Kebijakan Anggaran Sensitif Pilkada0
Warga berkumpul, berolahraga, berjalan kaki, atau bersepeda, menikmati suasana Car Free Day (CFD) perdana di Muara Jawa.
Tidak ada yang menyangka bahwa Muara Jawa, sebuah kecamatan di pesisir Kutai Kartanegara (Kukar), akan mencatat sejarah sebagai wilayah pertama di luar ibu kota kabupaten yang menyelenggarakan CFD.
Momen ini menjadi tonggak penting bagi Muara Jawa yang berhasil menarik ribuan warga untuk turut serta dalam ajang mempromosikan gaya hidup sehat serta mempererat kebersamaan.
Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan Muara Jawa menyelenggarakan CFD.
"Ini menjadi sejarah terutama untuk kawasan pesisir. Muara Jawa adalah kecamatan pertama di luar Tenggarong yang melaksanakan CFD. Saya ingin bukan hanya kota saja yang punya CFD, namun kecamatan lain juga harus peduli terhadap lingkungan dan kesehatan," ujarnya.
Antusiasme warga tampak begitu besar. Rute CFD yang dimulai dari Terminal Handil 3 hingga Lapangan Sudirman dipenuhi oleh lautan manusia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Kegiatan senam massal, jalan sehat, hingga bersepeda diiringi semangat tinggi warga turut memeriahkan acara ini.
Bahkan, panitia yang menyediakan 10 ribu kupon undian sebagai bagian dari acara, harus menghadapi kenyataan bahwa kupon tersebut ludes dengan cepat, dan sekitar dua ribu warga tidak kebagian.
Salah satu warga Muara Jawa, Titania, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya. "Agenda CFD ini sangat meriah dan seru banget karena bisa olahraga bareng warga Muara Jawa. Saya harap kegiatan ini bisa terus ada dan berumur panjang," ungkapnya.
Baginya, kegiatan seperti ini membawa banyak manfaat, tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga mempererat ikatan sosial di antara warga.
“Terima kasih untuk Pak Bupati dan Pak Wakil yang sudah memasukkan Muara Jawa dalam jadwal CFD,” tambahnya.
Kesuksesan CFD di Muara Jawa ini bukan hanya prestasi bagi kecamatan pesisir tersebut, tetapi juga menjadi inspirasi bagi wilayah-wilayah lain di Kutai Kartanegara.
Rendi Solihin berharap bahwa kecamatan-kecamatan lain bisa mengikuti jejak Muara Jawa dalam menggelar kegiatan yang mendukung lingkungan bersih dan gaya hidup sehat.
"Ini monumental bagi Kecamatan Muara Jawa, dan semoga dapat menjadi motivasi untuk kecamatan lainnya," tuturnya.
Kegiatan CFD ini juga diharapkan bisa menjadi agenda rutin yang membawa dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan diadakannya CFD secara berkala, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap masyarakat akan terbiasa untuk hidup lebih sehat, peduli pada lingkungan, dan menciptakan kebersamaan yang lebih erat. (*)










.jpg)
