- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Banyak PR Infrastruktur di Penyangga IKN

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) infrastruktur yang harus dituntaskan di wilayah penyangga IKN, salah satunya Samboja, Kutai Kartanegara.
Hal itu dikatakannya lantaran banyak masyarakat yang menginginkan adanya infrastruktur pendukung dari pemerintah hingga fasilitas pemerintahan yang harus di siapkan.
"Walaupun itu lebih banyak penugasan di kabupaten/kota Kutai Kartanegara, namun karena kita dari Daerah Pemilihan Kukar tentunya punya keterikatan baik secara moral maupun penugasan terhadap saya sebagai wakil rakyat dari dapil tersebut,” ucap Samsun saat dikonfirmasi, Selasa (14/03/2023).
Baca Lainnya :
- 60 Ribu Masyarakat Kukar Masuk Kategori Miskin, Legislator Kaltim Ellt Hartati: Perlu Validasi Ulang0
- Pemprov Kaltim Diminta Dorong Pelaku UMKM Daftarkan Hak Cipta Produk0
- Beasiswa Kaltim Berikan Kuota Khusus Bagi Siswa Tak Mampu Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi0
- Tambang Ilegal Marak Beroperasi, Dewan Kaltim Tekankan Petani Jangan Jual Lahan ke Perusahaan Tamban0
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun Apresiasi Kerja Keras Balai Benih Pangan di Loa Kulu0
Politikus PDI Perjuangan tersebut menyebutkan banyak masyarakat di Samboja khususnya Samboja Barat yang berharap pemerintah daerah dapat melaksanakan tupoksinya dengan maksimal dalam pelayanannya.
“Maka perlu adanya pemekaran wilayah Kecamatan,” ungkapnya.
Mengenai pemekaran, Samboja Induk sebetulnya terdiri dari 21 Kelurahan/Desa. Kemudian itu di pecah menjadi 10 dan 11. 10 Kelurahan/Desa terbagi ke Samboja Barat, sementara sisanya di Samboja Induk.
"Ini juga dalam rangka memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Insha Allah Kantor Kecamatan Samboja Barat akan dibangun di Desa Tani Bakti,” pungkasnya. (Ar/An/Adv)










.jpg)
