- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Banyak PR Infrastruktur di Penyangga IKN

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) infrastruktur yang harus dituntaskan di wilayah penyangga IKN, salah satunya Samboja, Kutai Kartanegara.
Hal itu dikatakannya lantaran banyak masyarakat yang menginginkan adanya infrastruktur pendukung dari pemerintah hingga fasilitas pemerintahan yang harus di siapkan.
"Walaupun itu lebih banyak penugasan di kabupaten/kota Kutai Kartanegara, namun karena kita dari Daerah Pemilihan Kukar tentunya punya keterikatan baik secara moral maupun penugasan terhadap saya sebagai wakil rakyat dari dapil tersebut,” ucap Samsun saat dikonfirmasi, Selasa (14/03/2023).
Baca Lainnya :
- 60 Ribu Masyarakat Kukar Masuk Kategori Miskin, Legislator Kaltim Ellt Hartati: Perlu Validasi Ulang0
- Pemprov Kaltim Diminta Dorong Pelaku UMKM Daftarkan Hak Cipta Produk0
- Beasiswa Kaltim Berikan Kuota Khusus Bagi Siswa Tak Mampu Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi0
- Tambang Ilegal Marak Beroperasi, Dewan Kaltim Tekankan Petani Jangan Jual Lahan ke Perusahaan Tamban0
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun Apresiasi Kerja Keras Balai Benih Pangan di Loa Kulu0
Politikus PDI Perjuangan tersebut menyebutkan banyak masyarakat di Samboja khususnya Samboja Barat yang berharap pemerintah daerah dapat melaksanakan tupoksinya dengan maksimal dalam pelayanannya.
“Maka perlu adanya pemekaran wilayah Kecamatan,” ungkapnya.
Mengenai pemekaran, Samboja Induk sebetulnya terdiri dari 21 Kelurahan/Desa. Kemudian itu di pecah menjadi 10 dan 11. 10 Kelurahan/Desa terbagi ke Samboja Barat, sementara sisanya di Samboja Induk.
"Ini juga dalam rangka memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Insha Allah Kantor Kecamatan Samboja Barat akan dibangun di Desa Tani Bakti,” pungkasnya. (Ar/An/Adv)










.jpg)
